KUASA hukum Sulaiman, korban penyekapan yang diduga dilakukan oleh Nindy Ayunda, angkat bicara terkait kasusnya yang hingga kini belum menemukan titik terang. Kepada wartawan, Fahmi Bachmid menuntut agar laporan kliennya bisa segera diproses oleh penyidik dari Polres Jakarta Selatan.
Seperti diketahui, istri dari Sulaiman, Rini Diana telah melaporkan kasus dugaan penyekapan sejak Februari 2021 lalu. Namun hingga saat ini, belum pernah ada pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik terhadap Nindy Ayunda.
Lebih lanjut, pelantun Cinta Cuma Satu itu sudah tiga kali mangkir dari panggilan penyidik. Bahkan, hingga kini kekasih dari Dito Mahendra itu disebut sulit ditemukan keberadaannya, sehingga pihak kepolisian tidak bisa melakukan penjemputan paksa.
Hal itulah yang membuat Fahmi Bachmid meminta dengan tegas agar pihak kepolisian bisa dengan tegas melakukan penangkapan pada ibu dua anak itu.
"Kalau mereka tidak datang tolong ditangkap tapi dengan jadwal yang jelas, kalau memang segera ditangkap, tangkap aja," ungkap Fahmi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Apalagi Fahmi Bachmid merasa Nindy tidak mungkin melarikan diri dari negara ini.
"Kalau gak bisa ditangkap gimana caranya, tidak mungkin orang itu hilang dari peredaraan, atau hilang dari negara Republik indonesia, kecuali dia menghilang atau keluar dari negara ini," ujar Fahmi.
"Saya harap kepada Polres Metro Jakarta Selatan, bapak Kasat, tolong ini Rini yang mencari keadilan Sulaeman yang kata istrinya itu sudah beda cara berpikirnya beda, ketakutan terus, traumanya yang sampai sekarang, dia minta keadilan," lanjut Fahmi.
(van)