KEPERGIAN Edelenyi Laura Anna menyisakan duka mendalam bagi sang Papa, Gabor Edelenyi. Berikut adalah momen haru yang terlihat pada kedekatan Laura Anna dan Papa Gabor.
Perlu diketahui, sejak proses perpisahan dengan sang putri, Rabu, 15 Desember lalu, kesedihan Gabor menuai cuitan haru dari para Netizen. Tak pernah Gabor bayangkan bahwa dirinya hanya memiliki waktu 21 tahun untuk menjaga dan mencintai putri kesayangannya.
Keduanya memang dikenal sangat dekat meskipun terpaut usia yang cukup jauh. Bahkan tak jarang mendiang Laura membagikan momennya bersama Gabor di Instagram.
Lantas bagaimana bentuk kedekatan mendiang Laura dengan sang Papa tercinta? Berikut kumpulan momen hangat Laura dan Papa Gabor.
Baca Juga: 5 Momen Penting saat Prosesi Pelarungan Abu Jenazah Laura Anna
Peluk Erat Papa
Seorang ayah adalah cinta pertama bagi putrinya. Mungkin begitulah arti sosok ayah di mata Laura. Gabor diketahui memiliki hubungan yang cukup erat dengan putri tengahnya. Bahkan hingga Laura telah menginjak usia 17 tahun, Gabor masih senang mengajak putrinya tersebut bermain bersama.
Seperti pada momen yang diunggah oleh Laura pada 2017 silam. Laura tampak memeluk dan mendekatkan kepalanya pada sang papa, saat berjalan-jalan di Hungaria.
Pada saat itu, Laura mengaku bahwa dirinya diajak sang papa yang baru saja terbangun untuk berkeliling kota. Laura pun menuliskan betapa sayangnya ia dengan Papa Gabor.
“Ready to kick the day with this one AHAHA baru bangun tidur udah ngajakin mainð© lucubgt, makin cinta❤️,” tulisnya.
Saling Beri Semangat
Dalam satu tahun ke belakang, Laura dan papa mendapatkan ujian secara bersamaan. Keduanya terpaksa harus banyak beristirahat di atas ranjang karena sakit.
Menurut informasi yang beredar, hingga saat ini Papa Gabor masih harus menjalani perawatan intensif Kanker Luring yang membuatnya melemah.
Melalui unggahan Laura pada Februari 2021 lalu, tampak Laura dan papa mengangkat tangan bersama dan saling berpegangan. Meskipun keadaan Laura juga sedang tak baik, namun anak kedua dari empat bersaudara tersebut tampak memberikan semangat kepada Gabor yang juga sedang kesakitan.
“Papa akoo nii paling kerenð papa cepet sembuh dong aku kan kangen papa, walaupun cmn beda kamar tapi kan gak ada yang samperin pagi” lagi, gak ada yang marah marah lagi huhu rindu temen berantemkuð¢ð¥º Sayang papa sayang selalu, i love you papað¤ pasti bisa sembuh kok kamu kan terkeren papiiigaborkuð,” ujar Laura memberi papanya semangat.
Lawan Sakit Bersama
Spinal Cord Injury yang menderita mendiang Laura membuat dirinya tak bisa turun menemui sang papa di kamar. Keduanya terpaksa harus berpisah dan hanya dapat berkomunikasi melalui panggilan video saja.
Dikutip melalui unggahan Laura pada April 2021 lalu, tampak sebuah selang masih menempel pada leher Papa Gabor. Laura pun tampak tersenyum senang meski hanya dapat melihat sang papa dari layar ponselnya.
“kepisah:( karena papaku ga bisa naik ke atas dan aku gak bisa turun ke bawah karena gak ada yang gendong aku (dah pada capek) meh sucks, but still love you papa forever and always,” tulisnya.
Temani Perawatan Sang Putri
Mei 2020 silam, keadaan Laura belum terlalu membaik, lehernya masih harus ditopang agar tak kesakitan.
Dengan penuh ketulusan, Papa Gabor tampak setia menemani Laura menjalani perawatan di rumah sakit. Dalam potret yang sempat Laura unggah, tampak Papa Gabor menyentuh lembut kepala putrinya yang tengah duduk di atas kursi roda.
Rupanya potret tersebut diunggahnya saat sang papa sedang berulang tahun. Dengan bahasanya yang selalu menunjukkan keceriaan, Laura memberikan ucapan selamat ulang tahun untuk papanya.
“AAA HAPPY BIRTHDAY BERUANG PUTIHKU❤️ðð»♀️ yg selalu galak dan selalu tegas dan sabar kalo aku moodyin!! “Laura kenapa sih galak banget sama saya” padahal cm lagi moody ajaa aku tu pa kalo papa godainð¡ selalu godain w “jgn kemana mana malam ini!” Mau kemana lagi kan emang ga bisa gerak yaa papaðð¤ð¡ð❤️ udah 72 tahun tp bener” ni org masih suka lari dan sepedaan kaya umur 40thnð❤️ selalu berstamina dan tidak mudah menyerahððª makasih papa udah selalu jagain lora yaa loranya aja udah budeg heheheðð en naygon szeretlek teged❤️ selamat bertambah umur kita sayang papa kalo papa lg ga ngeselin❤️❤️☺️,” tulis Laura.
Makanan Favorit
Meski keduanya sedang sakit, namun Laura selalu ingin membahagiakan sang papa. Terbukti dalam unggahan Laura.
Selebgram cantik tersebut tampak menyiapkan kotak makan berisi Salad Wrap favorit Papa Gabor. Meski Laura merasa kesulitan saat menulis karena fungsi motoriknya yang terganggu, namun Laura tampak telah menyiapkan sebuah pesan untuk sang papa di atas kertas.
“Papa, ini salad untuk papa jangan sampai tersedak, Szeretlek❤️ -Laura.”
Menyaksikan putrinya dikremasi
Sebelum menutup mata selamanya, mendiang Laura sempat melontarkan keinginannya untuk dikremasi saat meninggal. Permintaan tersebut lah yang menjadi alasan mengapa keluarga Laura memilih kremasi untuk jenazah sang putri.
Selama proses pelepasan hingga kremasi, Papa Gabor selalu ada di samping Laura. Meski dirinya masih tampak lemah dengan selang yang menempel di lehernya, namun Papa Gabor tampak menguatkan diri agar dapat mengantar sang putri ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Gendong Abu Mendiang Laura
Dengan menggendong erat guci abu, raut kesedihan Papa Gabor tak dapat tertutupi. Dirinya bahkan sempat menciumi wajah putrinya.
Melalui sebuah video viral yang diunggah oleh @.tassha di TikTok tampak air mata Papa Gabor pecah usai memastikan napas sang putri sebelum peti ditutup. Dirinya seolah masih tak percaya akan kenyataan bahwa putri kesayangannya tak lagi dapat dirinya temui.
Melarung abu jenazah putrinya ke laut
Pada Jumat (17/12/2021), proses pelarungan abu jenazah ke abu telah dilakukan di momen ini Papa Gabor dan Ibu Laura Anna, Amelia, langsung menabur abu jenazah putrinya. Momen yang memilukan, namun keluarga mulai tabah ditinggal Laura Anna.
Apalagi Papa Gabor telah kehilangan putri tercintanya. Hingga akhir hayat putrinya, ia pun setia mendampingi dan melepas kepergian putri tercinta secara langsung.
(dwk)