Cerita tentang kehidupannya sebagai seorang kissogram juga dirangkum dalam bukunya bertajuk Rememberings. Buku itu memuat kisah perjalanan hidup O'Connor sejak kecil dan kontroversinya.
"Ada cerita dalam sebuah buku (memoar) tentang berkeliling di pemakaman mencari makam ibuku di mobil kissogram, perusahaannya disebut Hot Lips, dan pria itu punya mobil merah dengan gambar bibir merah besar di atasnya, dan kami berkendara," tuturnya.
"Dia pakai baju gorilla dan aku pelayan Prancis. Ada foto (aku berkostum) pelayanan Prancis di buku itu. Aku bilang harusnya itu dijadikan sampul," ungkapnya.
Kini, setelah mualaf, O'Connor yang telah berganti nama menjadi Shuhada Davitt memiliki gaya hidup yang berbeda dengan mengenakan hijab. Keputusannya mempelajari dan memeluk Islam pada 2018 sempat menggemparkan publik.
(LID)