JAKARTA - Raffi Ahmad pernah ditegur Bursa Efek Indonesia usai mempromosikan salah satu emiten. Kini, Raffi Ahmad sadar, tak boleh mempromosikan emiten yang melantai di bursa karena mempunyai risiko tinggi.
Raffi Ahmad belajar langsung dengan Komisaris Bursa Efek Indonesia (BEI) Pandu Sjahrir soal investasi saham. Ia dan Nagita Slavina mulai berhati-hati dan memberikan edukasi untuk masyarakat yang mau memulai investasi.
Baca Juga:
Nagita Slavina Pakai Face Shield Unik, Netizen: OTW Viral
Mengintip Cincin Rp3,5 Miliar Milik Nagita Slavina dari Raffi Ahmad
"Masalah saham itu, memang kita sebagai influencer, gak boleh asal mengajak orang untuk membeli saham," ujar Raffi Ahmad dalam tayangan di Youtube Rans Entertainment.
Pandu menjelaskan investasi saham memiliki risiko tinggi. Keuntungan bisa besar namun kerugian besar juga tak bisa dihindari. Maka dari itu, Raffi dan selebriti tak boleh mempromosikan dan mengajak masyarakat membeli saham tertentu tanpa analisis teknikal.
"Kalau sahamnya turun kan, kita sebagai yang memberi tahu, tidak benar," ujar Raffi.
“Ada beberapa anak muda yang bunuh diri karena meminjam uang dari pinjaman online, masuk ke saham, sahamnya turun, malu sama keluarga, sedih aku dengarnya,” sambung Pandu.
Dalam video tersebut, memulai investasi harus dengan uang dingin. Artinya uang yang tak terpakai. Bukan menggunakan uang panas, uang yang hasil dari utang atau uang yang digunakan untuk kebutuhan primer.
“Masalahnya kerja aja susah, dapat uang susah, masa kita mengeluarkan uang cepat-cepat. Untuk investasi sama dengan kita kerja maka pelajari dulu apa yang mau kita beli,” sambung Pandu.
(aln)