JAKARTA - Deanni Ivanda, korban penganiayaan putra Chintami Atmanegara, Dio Alif utama memberikan pengakuan mengejutkan. Deanni menyebut Chintami mendukung anaknya melakukan pemukulan. Menurut versi Deanni, Chintami tampak bahagia saat melihat dirinya babak belur.
“Justru ibu Chintaminya bilang ‘syukurin lo, biar rasa itu sudah berdarah-darah’. Dia ngomong begitu,” ujar Deanni Ivanda di Jakarta, 8 September 2020.
Deanni Ivanda mengklaim jadi korban pemukulan oleh Alif. Sempat terlibat cekcok, Deanni kemudian mendapat pukulan dari Alif.
“Pertama itu saya dipukul di rahang dua kali, terus saya dibanting kena tangga,” jelas dia.
Deanni berdalih hanya membalas sindiran Chintami Atmanegara soal kebiasaan buruknya bangun siang. Tak terima disindir, Deanni lantas menyinggung kebiasaan Alif yang juga sulit bangun pagi.
“Beliau, ibu Chintami, berbicara pada saya untuk bangun pagi di situ untuk anak perempuan. Kemudian saya bilang, apa harus anak perempuan saja yang bangun pagi? Untuk laki-laki bagaimana? Di situ mungkin kesal pihak dari Alif,” paparnya.