Ini bukan kali pertama Behemoth menghadapi larangan tampil. Di negara asalnya, Polandia, pentolan Behemoth, Adam ‘Nergal’ Darski pernah didakwa dengan berbagai kejahatan termasuk merobek injil di atas panggung pada 2007 dan menggunakan simbol Polandia di sebuah kaus Behemoth pada 2017.
Dalam insiden pada 2007 itu, Darski merobek sebuah injil dan menyebutnya penipu. Dia juga menyebut gereja Katolik Roma sebagai sekte kriminal. Pendukungnya mengatakan, itu adalah aksi ekspresi artistik, tapi, kaum konservatif mengatakan, Darski telah melanggar perasaan umat Katolik di Polandia.
(edh)