JAKARTA – Terpilih menjadi salah satu personel Z-Girls yang personelnya diisi dari berbagai negara membuat Vanya mengalami sedikit kesulitan dalam berkomunikasi. Meskipun begitu, Vanya memiliki trik dalam mengatasi kesulitannya tersebut.
Seperti diketahui Vanya kini tergabung dalam sebuah proyek Z-Pop naungan dari agensi Korea Selatan. Bersama 6 member dari negara berbeda, Vanya menggawangi grup musik berkonsep girlband dengan nama Z-Girls.
Bekerja sama dengan 6 member lain dari masing-masing negara yang bebeda, gadis asal Yogyakarta ini tak memungkiri jika bahasa menjadi salah satu kendala bagi mereka. Hal tesebut lantaran mereka memiliki bahsa masing-masing sesuai negaranya.
“Selama bareng Z-Girls karena kita satu rumah kita komunikasi, tapi komunikasi dari 7 negara itu sangat susah. Kadang pakai visualisasi bahasanya. Kita juga bercerita dan berbagi dan karena kita cewek kita lebih mudah mengenal dan curhat-curhatan,” ujar Vanya saat ditemui di MNC Studio, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (20/3/2019).
Baca Juga: Vanya, Member Girlband K-Pop Z-Girls Jebolan The Next Boy/Girl Band Indonesia
Akan tetapi, saat berada di asrama dan ketika berlatih, Bahasa Inggris menjadi bahasa formal yang digunakan para member dan juga pelatih. Tak jarang pula, mereka belajar Bahasa Korea, mengingat para pelatih mayoritas berasal dari Negeri Ginseng.