"Sebenarnya sih kalau ditemenin, aku mau nemenin banyak. Mereka itu kan ada kastanya masing-masing ya, ya kalau ditanya punya, ya aku punya. Tapi bukan teman yang kayak teman main itu enggak. Hanya sebatas aku tahu dia, dia tahu aku. Karena dari kecil itu mama aku selalu bilang kalau manusia mainnya ya sama manusia," kata Naomi.
Ia melanjutkan, bahwa teman-teman tak kasat matanya tersebut sempat memberikan pesan dan petuah kepadanya. Namun ia tak memungkiri bahwa dirnya sering kali berperilaku tidak biasa, hingga sampai menyisihkan tempat duduk dan memesankan makanan untuk temannya tersebut.
"Karena aku bisa lihat mereka, ya aku lihatnya mereka seperti orang normal. Ya kadang-kadang merepotkan juga. Kalau yang aku anggap teman sih mereka suka ngasih pesan, harus jadi orang lebih baik," tuturnya.
"Karena kadang aku kalau lagi jalan makan gitu suka nyisihin tempat duduk kosong satu, kadang juga pesenin makan buat 'dia', kayak gitu, dan menurut mama aku itu fake. Tapi aku bisa lihat," tambahnya. (aln)
(kem)