Ternyata, Ini Alasan Female DJ Suka Tampil Seksi dan Berani

Rena Pangesti, Jurnalis
Minggu 27 Januari 2019 19:27 WIB
DJ Katty Butterfly (Foto: Instagram)
Share :

JAKARTA – Bukan menjadi hal tabu jika seorang Disk Jockey (DJ) dituntut untuk berpenampilan menarik. Apalagi bagi seorang wanita yang menggeluti profesi sebagai DJ, tidak jarang mereka menunjukkan sisi keseksian lewat busana yang terbilang berani.

Dinar Candy, Yasmin, Una, Farra, hingga Katty Butterfly menjadi sederet nama Female DJ yang kerap tampil seksi di setiap pertunjukkan mereka. Lewat aksi saat melakukan mixing lagu hingga goyangan mereka saat tampil, mampu menghipnotis kaum adam. Pastinya menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Atas penampilan yang disuguhkan para Female DJ lewat penampilan dan aksi mereka, Taufik NC, Ketua Harian Pengurus Pusat Persatuan Disk Jockey Indonesia (PDJI) menerangkan jika hal tersebut bukan masalah.

Baca juga: Yuki Kato Buka Suara soal Foto Rio Haryanto di Instagramnya

“Enggak masalah selama dalam batas wajar, karena seorang performer kan harus menarik. Kalau menurut mereka dengan memakai pakaian itu bisa menyempurnakan penampilan mereka,” kata Taufik saat dihubungi Okezone, Jumat (25/1/2019).

Ia menegaskan, “Seksi boleh asal dibarengi dengan kemampuan DJ yang benar.”

Sayangnya, tidak jarang pakaian seksi yang dikenakan Female DJ tersebut justru disalahartikan oleh segelintir penonton yang menikmati aksi para DJ. Beberapa diantara menganggap Female DJ tersebut bisa ‘dibeli’ dan akhirnya melakukan bisnis jasa.

Baca juga: Pakai Bikini, Intip Seksinya Angela Lee Berpose di Bathtub

Menanggapi fenomena tersebut, sebagai seseorang yang juga bertugas melindungi profesi DJ, Taufik mengatakan ada pembekalan diri kepada para DJ yang terdaftar sebagai anggota di PDJI. Namun jika memang ada oknum yang bersifat nakal, itu di luar kuasa PDJI sebagai lembaga yang menaungi profesi tersebut.

“Ada sekitar 1.000 anggota DJ yang tergabung di PDJI dan tersebar di wilayah Indonesia dan mereka diawasi oleh tiap pengurus di daerah. Kita menjaga nama baik DJ sebagai sebuah pekerjaan professional dengan memberikan program pelatihan. Jadi buat dapat title DJ itu memang harus belajar,” papar Taufik.

Ia menambahkan, “Kalau ada oknum nakal yang melakukan bisnis prostitusi misalnya, itu kembali lagi pada individu masing-masing. Ada yang seksi tapi bisa menjaga diri, jadi enggak semua bisa dipukul rata kalau seksi mengarah tidak baik.”

Senada dengan apa yang dijelaskan oleh Taufik, Dinar Candy pun berkali-kali mengaku mendapatkan uang hasil menjalani profesi sebagai seorang DJ, bukan dengan hal-hal seperti terlibat bisnis prostitusi yang kini sedang heboh di Tanah Air.

“Seksi, tapi tidak prostitusi. Gua aneh sama cewek yang jual pussy, hallo? Kenapa pussy di jual-jual yah?,” ujar Dinar. (sus)

(SIS)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya