JAKARTA - Pelecehan seksual terhadap perempuan bisa saja terjadi dimanapun dan kapanpun. Sebagai artis yang aktif memerangi kekerasan pada seorang perempuan, Hannah Al Rashid pun berbagi trik untuk menghindar bahkan menolong korban.
Trik tersebut kemudian ia rangkum ke dalam 5 tahapan yang mudah untuk dipahami seseorang. Beberapa diantaranya; Direct, distract, delegate, delay dan document. Lantas seperti apa detailnya? Berikut penjelasan bintang film Warkop DKI Reborn.
1. Direct (langsung)
Sikap direct ini bisa dilakukan dengan cara korban/ seseorang yang ingin mencegahnya berbicara secara langsung kepada pelaku. Misalnya saja saat seorang oknum ingin melakukan perbuatan tersebut, anda bisa langsung mencegahnya dengan mengatakan, “Hei, itu namanya pelecehan seksual.”
Memang, tindakan ini cukup beresiko. Namun juga mempunyai tingkat tanggap yang cepat dari lingkungan sekitar. Bisa jadi seseorang yang dimaksudkan akan merasa malu dan kemudian mengurungkan niatnya berbuat jahat.
Ingat, walaupun sudah merasa aman, tetap selalu waspada terhadap sekitar.
2. Distract (Distraksi)
Menurut penjabaran di instagram milik Hannah, distraksi adalah sebuah metode yang lebih halus dari penjelasan direct sebelumnya. Distraksi dilakukan untuk mengabaikan pelaku dengan cara mengalihkan perhatian.
Misalnya anda sebagai korban, saat mengetahui diri anda tengah menjadi incaran pelecehan oleh oknum segeralah berpindah tempat. Tanpa harus menghiraukan sang pelaku.
Atau jika anda ingin menolong korban, bisa dilakukan dengan cara pura – pura mengenal untuk mengalihkan perhatian. Misalnya dengan langsung bertanya “hei, apa kabar? Lama enggak ketemu,”