“Karena menurut saya yang paling bijaksana adalah untuk memberitahukan sesuatu yang baik sifatnya, anak-anak juga harus tahu jeleknya bagaimana. Untuk memberitahu sesuatu yang namanya kebenaran, harus belajar dari kesalahan, tahu kesalahannya apa,” sambungnya.
Tak hanya sampai di situ saja, Uya dan Astrid juga biasa menerapkan hadiah sebagai apresiasi atas prestasi anak-anaknya. Jika salah satu dari Cinta atau Nino mendapatkan nilai lebih besar maka satu di antaranya akan mendapatkan jatah belanja lebih besar.
(ade)