JAKARTA - Sutarno, pesulap yang lebih dikenal dengan sapaan Pak Tarno ternyata pernah mengalami nasib buruk dalam perjalanan karirnya. Menurut keterangan Aditya Santoso selaku manajer Pak Tarno, pria 67 tahun ternyata pernah jadi korban penipuan.
- Baca Juga: Pak Tarno Bantah Gosip Nikah Siri
"Jadi manager pertama nya pak Tarno, uang-uang yang didapat sama pak Tarno itu diambil semua sama dia," beber Aditya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan (5/2/2018).
"Sebenarnya bukan manager sih, dia ngaku-ngaku managernya. Sampai saya dapat laporan bahwa ada yang sampai datang ngaku-ngaku saudaranya. Ngambil fee-nya pak Tarno selama di TV atau dimanapun. Itu sampai maksa-maksa," lanjutnya.
Sayang, baik Pak Tarno maupun Aditya Santoso sama-sama tidak mengingat kapan persisnya insiden itu terjadi. Namun menurut keterangan Aditya, Pak Tarno mengalami kerugian hingga Rp 150 juta.
Tak hanya sekali, Pak Tarno bahkan kembali mengalami nasib serupa saat berencana membeli satu unit mobil. Pria kelahiran Losari, Brebes, Jawa Tengah kala itu mengalami kerugian hingga Rp 50 juta.
"Pak Tarno tuh orangnya kenal, tapi kadang enggak kenal gitu kan dan gampang percaya sama orang," jelas Aditya Santoso, saat menggambarkan sosok Pak Tarno yang rentan akan penipuan.
Pak Tarno sendiri sempat terpukul usai peristiwa tersebut. Sebab, ia awalnya ingin membangun musala di kampung halaman dengan uang hasil keringat sendiri.
"Iya, sama mau ke Mekkah. Kalau bangun musala kan Rp 50 juta saja sudah sampai. Masih murah bangun-bangun gitu. Kalau naik haji juga masih delapan belas. Sedih tahu, saya pengin akhirat, kan sudah bangun musala, naik haji," ungkap Pak Tarno.
- Baca Juga: Ditipu Ratusan Juta, Pak Tarno Kapok Pakai Manajer
Kendati demikian, Pak Tarno perlahan mulai bangkit. Ia kembali mengumpulkan hasil jerih payahnya sedikit demi sedikit untuk mewujudkan mimpi tersebut. "Iya, mudah-mudahan lah ya," pungkasnya.
(edh)