SEOUL - Teror bom Apink kembali menghantui. Setelah Oktober silam mendapat ancaman bom, kini hal serupa menguntit Jung Eun-ji, salah satu personel Apink. Teror itu menghampiri Eun-ji, saat jumpa pers drama terbarunya, Untouchable, di Imperial Palace Hotel, Selasa (21/11/2017), pukul 14.00 KST atau sekitar pukul 12.00 WIB.
Pihak kepolisian menuturkan, hotel menerima ancaman bom dari seorang pria tak dikenal melalui sambungan telefon sekitar pukul 13.10 KST. “Saya tahu ada acara Untouchable. Saya punya dendam. Saya akan memasang bom,” ujar lelaki itu kepada staf hotel.
Ancaman itu kemudian dilaporkan pihak hotel kepada polisi dan akhirnya venue diamankan. Setelah melakukan pencarian menyeluruh, tidak ada bahan peledak yang ditemukan. Sekitar pukul 14.20 KST, konferensi pers kemudian dilanjutkan.
Baca juga: Mulai Syuting Untouchable, Jung Eun-ji Tampak Semringah
Ini memang bukan teror bom perdana untuk personel Apink. Pada Juni 2017, grup itu sempat mendapat ancaman bom saat menggelar showcase. Polisi memperkirakan, ancaman itu dilakukan oleh pelaku yang sama seperti teror-teror sebelumnya.
Sebelumnya, Chorong dan Naeun juga pernah mendapat ancaman serupa. Pada 20 Oktober 2017 Chorong mendapatkan pesan dari seorang yang mengaku sebagai penggemarnya.
Penggemar itu mengatakan, meletakkan sebuah bom di venue Buncheon International Animation Festival, yang mana Chorong menjadi brand ambassador. Sedangkan Naeun diteror bom ketika diundang sebagai bintang tamu di Dongguk University, pada 19 Oktober 2017.
Baca juga: FOTO: Eun Ji 'A Pink' Tenangkan Fans soal Cedera Punggungnya
Menanggapi aksi teror bom itu, Eun-ji menumpahkan kekesalannya melalui Instagram. “Aku tak mengenalmu (pelaku teror bom), namun pihak berwajib pasti sudah mengantongi identitasmu,” tulisnya sebagai pembuka.
“Meski begitu, hukum di Kanada (pelaku diprediksi tinggal di Kanada) dan Korea tentu berbeda. Meski dia melakukan kejahatan dan polisi tahu siapa dia, namun mereka tak bisa menangkapnya,” katanya.
Di akhir unggahannya, Eunji berharap kasus itu bisa diselesaikan dengan cepat. “Saya berharap polisi bisa mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan masalah ini. Sehingga kriminal yang terus menerus merugikan orang lain bisa ditangkap secepatnya. Untuk polisi yang selalu bekerja keras dan reporter yang datang namun harus menunggu hari ini, maaf dan terima kasih.”