LOS ANGELES – Penyanyi R&B, Usher, kembali mendapat masalah hukum. Ia dituntut oleh seorang pengacara selebriti bernama Lisa Bloom karena telah menyebarkan virus STD (Sexually transmitted Diseases) atau dalam Bahasa Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Penyakit Menular Seksual terhadap tiga orang korban.
(Baca Juga: Tertular Herpes, Mantan Kekasih Gugat Usher dan Menangkan USD1,1 Juta)
Dari data yang diperoleh TMZ, ketiga orang tersebut mengaku pernah berhubungan seks langsung dengan pelantun lagu Yeah! tersebut. Bloom mengatakan bahwa ketiga tidak menolak saat diajak berhubungan seks mengingat Raymond Usher IV adalah selebriti yang dihormati dan bisa dipercaya.
(Baca Juga: Demi Anak, Usher Batal Hadiri Konser One Love Manchester)
Salah satu korbannya adalah seorang perempuan berusia 21 tahun bernama Quantasia Sharpton. Dilansir dari Hiphopdx, Selasa (8/8/2017), Sharpton menariknya dari kerumunan penonton dalam sebuah konser ketika ia sedang melangsungkan pesta ulang tahunnya yang ke-19. Kemudian ia berhubungan seks dengan Usher namun ia mengaku tidak pernah melakukan tes positif mengidap herpes.
(Baca Juga: Usher Jadi Korban Kebrutalan Polisi AS)
Bloom menjelaskan ketiga kliennya, termasuk seorang pria bernama John Doe, menderita tekanan emosional yang begitu parah, depresi, dan kecemasan berlebihan. Ia menuding Usher karena tidak memberikan informasi terlebih dahulu kepada mereka bahwa dirinya pernah terinfeksi herpes.
(Baca Juga: Usher Diam-Diam Nikahi Manajernya)
Meskipun gugatan tersebut tidak menyebutkan secara spesifik berapa jumlah kerusakan yang dihasilkan, penggugat meminta ganti rugi serta perintah hakim yang mewajibkan Usher untuk mengungkapkan diagnose herpesnya sebelum melakukan aktivitas seksual di kemudian hari.
Usher sendiri saat ini sedang dihadapkan dengan tuntutan lain sebesar USD20 juta yang dilayangkan oleh seorang perempuan yang mengklaim bahwa dirinya telah terinfeksi virus herpes. Kontroversi mengenai hal tersebut mulai terungkap setelah berkas pengadilan bocor yang memperlihatkan bahwa Usher hanya membayar USD1,1 juta setelah diduga menginfeksi perempuan tersebut dengan STD.
(edi)