Ngaku Ditipu Miliaran Rupiah, Dina "Sabun Colek" Ceritakan Kronologi

Vania Ika Aldida, Jurnalis
Rabu 26 Juli 2017 21:58 WIB
Dina Sabun Colek (Foto: Vania/Okezone)
Share :

"Nah ternyata habis itu dia enggak minta 2000 tapi minta 255 pieces dulu. Sudah Dina kirim, terus dia bilang kalau setelah seminggu uang dikirim dia minta saya untuk kirim barangnya lagi 500 atau 1000, tapi ini sampai sekarang belum dibayar. Kalau soal komunikasi, dia sih Dina telefon di angkat, tapi alasannya banyak," sambungnya.

(Baca Juga: Tertipu Travel Umrah, Dina Sabun Colek Rugi Rp4,5 Miliar)

Sempat menjalani bisnis tersebut dengan sebuah travel umrah sebelumnya, membuat Dina percaya saja dengan bisnis yang ia jalani kali ini. Namun sayang, kepercayaan Dina tak berbuah manis, bahkan ia justru merugi miliaran rupiah karena bisnis tersebut.

Kontrak kerja sama yang melanggar aturan tentu membuat Dina beserta pengacaranya mendatangi Polda Metro Jaya. Dalam laporannya, ia menuntut pelaku yang diketahui bernama Muhammad Jainuri dan Teten Indra dengan pasal 372 dan 378 mengenai penggelapan dan penipuan.

"Saya tambahkan ya, jadi klien kami ini ada kontrak kerja sama yang jelas, beralas hukum dan berdasar hukum, antar PT, antar badan hukum, mengenai pengadaan isi koper untuk Umroh tour dan travel Syuhada. Tapi apa yang diperjanjikan hingga saat ini belum bisa terealisasi, sementara barang yang diminta oleh pihak Syuhada itu sudah di distribusikan. Nah dengan dasar itu, kita melaporkan balik pihak Syuhada mengenai 372 dan 378 karena tidak adanya niat dan itikad baik untuk menyelesaikan. Sedangkan sudah jelas di dalam kontrak perjanjian tersebut ada bukti, ada PO (purchasing order), ada juga invoice, penagihan, dan disitu juga tertera bahwa setelah barang dikirim itu ada relisasi pembayaran minimal 7 hari," ujar Adi Kurnia Setiadi, selaku kuasa hukum Dina Sabun Colek.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya