JAKARTA - Musisi Eel Ritonga pada Kamis (27/10/2016) melayangkan laporan bahwa ada empat orang oknum polisi yang telah melakukan pemerasan senilai Rp. 1 Miliar. Pemerasan itu terjadi pada adik dan ibu tiri Eel yang bernama Muhammad Tohir Ritonga dan Syarifah Hasibuan.
"Ngelaporin ada empat orang perwira yang sekarang diproses di Polda Sumatera Utara terkait pemerasan yang terkait dari oknum tersebut berkisar uang cash 1 Miliar lebih dan berikutnya ada 100 juta, 200 juta paling minim 10 juta yang diperas adik saya, keluarga kita," papar Eel saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan (27/10/2016).
Tak hanya melaporkan kasus tersebut ke Markas Besar Polri, mantan penabuh drum Ada Band ini juga melaporkan ke Polda Sumatera Utara karena kasus tersebut terjadi di Medan, Sumatera Utara. Oleh karena itu, Eel meminta agar kasus ini dibantu pihak Mabes agar kasus ini bisa diusut diusut dengan tuntas.
"Saya minta pemeriksaannya didampingi sama Mabes. Karena di sana (Medan) persaudaraan sangat dekat, takutnya banyak intervensi dalam (menyelesaikan) kasus ini," ujar Eel.
Selesai melapor, Eel mengungkapkan bahwa pihak Mabes akan memproses kasus ini, dan dirinya meminta Mabes turun tangan langsung untuk mengaudit ke Polda Sumatera Utara dan Polres Padang Sidimpuan.
"Ya dijalankan, akan diproses, dan saya minta Mabes harus turun mengaudit Polda Sumut dan Padang Sidimpuan," tutupnya.
(ade)