Wulan Guritno Dalami Agama lewat Film

Koran SINDO, Jurnalis
Senin 18 Januari 2016 22:55 WIB
Wulan Guritno (Foto: Ray/Okezone)
Share :

JAKARTA- Wulan Guritno mendapat banyak pelajaran dari film Ketika Mas Gagah Pergi yang dibintanginya. Pemeran mami (germo) di film Lily Bunga Terakhirku ini menjadi wanita yang tertarik untuk berhijab.

Film Ketika Mas Gagah Pergi yang diambil dari novel karya Tiana Rosa dengan judul yang sama ini memang sarat pesan religi di dalamnya. Tak heran jika Wulan mendapatkan pelajaran banyak mengenai agama Islam selama proses pembuatan film. Aktris kelahiran London, 14 April 1980, ini mengatakan, selama sembilan hari menjalani syuting, dia merasakan secara detail bagaimana proses hijrah seseorang dari yang lebih mementingkan duniawi menjadi lebih religius.

“Saya hanya bermain dalam beberapa adegan, tetapi film ini memberikan pengalaman spiritual bagi saya,” kata Wulan seusai konferensi pers screening film Ketika Mas Gagah Pergi di Plaza Senayan, akhir pekan lalu. Dari sudut pandang sebagai pemain, Wulan mengaku terkesan dengan sosok Hamas Syahid yang memerankan Mas Gagah. Dalam usianya yang masih muda, 23 tahun, Hamas begitu taat menjalankan perintah agama. Bukan saja saat di depan kamera, juga saat istirahat syuting.

“Saat break itu aku biasanya makan dan ngerumpi sama yang lain, sedangkan Hamas ambil buku, ngaji , atau salat,” katanya. Istri Adilla Dimitri ini awalnya sempat menolak tawaran membintangi film yang diproduseri Helvy Tiana Rosa ini. Sebab, artis cantik berdarah Jawa Inggris ini tengah sibuk memproduseri film terbarunya yang digarap bersama suami bertajuk I Am Hope . Kendati menolak, Wulan akhirnya setuju bermain di film religi ini, setelah dia menyelesaikan syuting I Am Hope .

“Kalau sudah rezeki, enggak akan ke mana. Akhirnya ada waktu jeda, ada break syuting I Am Hope . Jadi, bisa syuting selama 8 hari,” paparnya. Selain cerita yang menarik, Wulan mengaku proses pembuatan film ini dilakukan dengan perjuangan panjang. Kegigihan orang yang ada di belakang film ini untuk memperjuangkan novel tersebut menjadi layar lebar yang menyuarakan Islam modern patut diacungi jempol. “Aku dengar, kayak ada anak SD di Jambi patungan supaya film ini jadi (dibuat). Mereka patungan sampai Rp8 juta. Dari situ kita bisa lihat banyak orang yang terketuk untuk film ini dibuat,” ujarnya.

Namun, untuk mengenakan hijab setelah terlibat di film religi, Wulan mengaku belum siap. Saat ini dia lebih memilih untuk terus mendalami agama dan menerapkan pelajaran dasar Islam kepada anakanak di rumah. “Seperti menjelaskan ada yang namanya puasa dan salat lima waktu,” ujarnya.

Selain Wulan Guritno, film yang akan tayang di bioskop pada 21 Januari mendatang ini memadukan aktor senior dan junior, seperti Hamas Syahid, Aquino Umar, Masaji Wijayanto, Izzah Ajrina, Mathias Muchus, Ali Syakib, Epy Kusnandar, dan Shiren Sungkar

(fik)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Celebrity lainnya