JAKARTA - Tim produksi film Haji Backpacker sempat menemui kendala ketika hendak syuting di China. Bea cukai China memberlakukan aturan-aturan khusus bagi wisatawan yang hendak singgah di negara itu.
"Beberapa negara memang sensitif dengan masuknya benda-benda asing. Salah satunya bea cukai di China paling ribet," kata Sutradara Haji Backpacker, Danial Rifki saat bertandang ke redaksi Okezone, baru-baru ini
Kala itu, Danial dkk hendak terbang dari Kunming menuju Lijiang, tetapi harus melewati pemeriksaan bebas logam selama lebih dari dua jam dari bea cukai setempat.
"Padahal hanya gara-gara baterai kamera saja kita tertahan di bandara lama banget sampai hampir ketinggalan pesawat," imbuhnya.
Dari situ, semua kru dan pemain film belajar saat hendak pindah lokasi syuting ke negara lain sehingga bisa menghemat waktu syuting dan lolos dari pemeriksaan bea cukai di negara tujuan.
(rik)