JAKARTA - Abdu Elif Ritonga alias El bekas drummer Ada Band yang kini bergabung dengan band El Bro merasa ada yang tidak beres dengan pola pikir para musisi muda yang terlalu takut bersaing dengan para musisi dari beda aliran seperti boyband dan dangdut, atau disebut juga dangdut koplo.
Bekas suami dari Dea Mirella ini melihat produser maupun band seakan tiarap kala boyband dan dangdut merajalela di acara on air maupun off air.
El ingin menekankan jika musik tak mengenal aliran. Baginya yang penting para musisi wajib membuat karya yang berkualitas.
“Loh, kita ini di mana. Jangan salahkan boyband, jangan salahkan dangdut koplo, dan segala macam. Sah-sah aja, tapi kita harus menyiapkan juga dengan musik yang berkualitas,” katanya saat berbincang dengan Okezone di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu.
El juga menyarankan para musisi band jangan takut dengan selera masyarakat yang sedang gandrung dengan boyband dan dangdut.
“Musik ini cuma dua kok di indonesia. Mau bagus, bagus bener. Mau hancur, hancur bener. Hancur bener pun pasti laku. Yang aneh-aneh gitu,” katanya. “Makanya kita membuat musik harus gila bener, harus bisa melawan arus yang positif. Kita sih senang sih ada boyband,” ungkapnya.
Selain itu, El juga meminta anak band tidak menyalahkan para pembajak lagu. Menurutnya, menciptakan musik yang berkualitas pasti mendorong masyarakat untuk membeli CD original.
“Kita juga nyalahkan pembajak. Kalau musik berkualitas mana mungkin dibajak karena membeli CD yang middle-up. Kita juga pikirkan satu hal, ayolah kita ajak telinga masyarakat yang mana berkualitas,” katanya.
El yang memutuskan meneruskan karier bandnya dengan nama El Bro menemukan formasi baru, Iyank pada vokal, Ichi pada bas, dan Echa pada gitar. Mereka sementara ini sudah promo single utama “Hati Siapa yang Ingin Dikhianati” yang akan masuk ke album kedua sejak band ini bernama Bro.
(tre)