JAKARTA - Penolakan konser Kantata Barock oleh Yockie Suryo Prayogo, dan ahli waris WS Rendra, karena pihak penyelenggara tidak meminta izin penggunaan karya.
Itu disampaikan oleh perwakilan ahli waris WS Rendra, Clara Shinta, Yockie Suryo Prayogo, dan Ferry Amahorseya selaku kuasa hukum Clara.
Gugatan yang dilayangkan oleh pihak Clara disebabkan PT AIRO Swadaya Stupa dianggap telah melanggar hukum, dengan menyertakan karya Rendra tanpa izin terlebih dahulu.
Begitu juga dengan Yockie Suryo Prayogo, yang karyanya juga menyatu dengan almarhum WS Rendra.
"Sehubungan dengan konser nanti malam ada hal yang mengganggu ahli waris Rendra dan Yockie. Ini juga mengganggu berkesenian. Latihan itu kan enggak satu atau dua hari, mereka enggak ada permisi. Tanggal 28 surat izinnya baru dikirimkan," kata Ferry Amahorseya, selaku kuasa hukum Clara Shinta.
'Etikanya kan harus disetujui atau tidak oleh pihak keluarga. Surat yang dikirimkan oleh manajemen AIRO bukan minta persetujuan tapi pemberitahuan. Setiap ada hal komersil harus ada izin dari keluarga Rendra," sambungnya dalam jumpa pers di Wapres, Jakarta, Jumat (30/12/2011).
Ferry menegaskan, bahwa yang dituntut pada dasarnya bukan konser melainkan pihak PT AIRO sebagai penyelenggara. Karena menurutnya, selaku penyelenggara sudah seharusnya membuat perizinan terhadap hak cipta.
"Yang kita tuntut adalah pihak penyelenggara, karena dia yang membuat acara. Saya rasa mereka sudah mengerti, mereka yang buat perizinan itu harusnya," jelas Ferry.
Clara menambahkan, pihaknya selama ini sudah melakukan komunikasi dengan pihak Setiawan Djody namun tidak pernah digubris. Untuk itu, Clara dan Yockie akan layangkan gugatannya.
"Berbagai komunikasi telah kami lakukan. Kami juga sudah seperti saudara. Tapi ini semua tidak berarti, karena dia menanggapinya hanya dengan surat dari pihak manajemen," ungkap Clara.
"Kita pengen ngasih tahu aja kalau konser yang diselenggarakan nanti malam adalah pelanggaran terhadap hak-hak pencipta," sambung Ferry.
Konser Kantata Barock rencananya akan diselenggarakan di Stadion Utama Glora Bung Karno, Senayan, Jakarta, nanti malam.
Dalam konsernya, mereka akan membawakan lagu karya WS Rendra dan Yockie Suryo Prayogo yakni Nocturno, Partai Bonek, Balada Pengangguran, Kemarin dan Esok, Nyanyian Preman dan Kesaksian.
(nsa)