JAKARTA - Setelah sukses diangkat ke panggung teater di Jakarta pada Juli lalu, Musikal Laskar Pelangi akan tampil di Esplanade, Theatres on the Bay, Singapura, pada 1-2 Oktober 2011.
"120 orang yang akan berangkat ke Singapura. Untuk gelombang pertama seperti kru dan produser akan berangkat duluan besok untuk menyiapkan konsep panggung dalam rangka Malay Arts Festival," kata Mira Lesmana, Produser sekaligus Penulis naskah dan lirik lagu Musikal Laskar Pelangi, ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (24/9/2011).
Menurut sang sutradara, Riri Riza, ada banyak kesulitan untuk tampil di Singapura yaitu masalah penyesuaiannya. Meski struktur cerita masih sama, namun penonton di Jakarta dan Singapura jelas berbeda.
Selain itu, masalah kendala ada di dana. Meski dana diberikan oleh pihak Esplanade, namun menurut Mira itu belum cukup. Apalagi akan memberikan suguhan yang spektakuler di sana.
"Kendalanya lebih ke dana ya. Memang dana diberikan dari Esplanade, tapi itu enggak cukup. Padahal ingin tampil maksimal. 120 orang yang akan berangkat aja, 100 dibiayai, 20 biaya sendiri. Untungnya ada sponsor dan sahabat yang masih mau bantu," terang Mira.
Selain dana, para pemain dalam Musikal Laskar Pelangi yang masih sekolah juga menjadi kendala.
"Masalah izin sekolah anak-anak yang terlibat dalam Musikal Laskar Pelangi tadinya menjadi kendala. Tapi berkat dukungan dari orangtua dan sekolah masing-masing, anak-anak mendapat izin seminggu tidak sekolah," tambahnya.
Sampai saat ini tiket yang dijual dengan harga 20 dolar Singapura sampai 40 dolar Singapura.
Lebih lanjut Erwin Gutawa mengatakan, bangga karena Musikal Laskar Pelangi dapat mewakili Indonesia.
"Yang bikin bangga adalah orang-orang hebat yang mewakili Indonesia. Karena kita akan tampil bukan di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia)," pungkasnya.
(nsa)