JAKARTA - Si Goyang Patah-Patah Annisa Bahar ingin mewariskan joget khasnya itu kepada penyanyi dangdut Lely Arzeis.
Menurut Annisa atau akrab disapa Nisa, goyang patah-patah tak sembarangan orang mampu membawakannya.
“Karena kalau goyang patah-patah itu pantatnya harus gede, mudah-mudahan Lely bisa. Mungkin saya akan wariskan semua ke Lely termasuk lagu-lagu saya. Karena satu tahun ke depan saya akan rehat nyanyi dulu” tutur Nisa saat ditemui di peluncuran album baru milik Lely di Jakarta, belum lama ini.
Wanita yang kini sedang hamil anak ke-4 ini ingin ada penyanyi yang terus menghidupkan karya-karyanya.
“Saya gak ingin sampai karya saya gak dikenal lagi sama orang, saat Lely nyanyi lagu saya orang jadi inget oh ini lagunya Annisa Bahar,” tuturnya.
Lely merasa bersyukur kini karir dangdutnya di hidupkan kembali dengan kehadiran Nisa. Sebelumnya dirinya fokus kuliah dan membuka bisnis restaurant. Lely awal berkarir di industri musik dangdut pada 2003 dikenal dengan si Goyang Buldozer, hingga namanya dirubah jadi Lely Buldozer.
“Saya bawakan lagu Keong Darat yang ciptain Eko Bahar, kakanya mba Nisa, sekalian rilis albumnya. Ini hadiah terindah yang pernah saya terima,” kata Lely.
(tre)