JAKARTA - Sejumlah musisi, seniman, serta aktris berkumpul untuk mengenang musisi yang selalu menyuarakan tentang suara rakyat dan alam, dialah Franky Sahilatua.
Acara tersebut digelar di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki pada Selasa (31/5/2011) malam. Genap 40 hari kepergian Franky untuk selama-lamanya, namun karya-karyanya tetap melekat di hati setiap pendengarnya.
Adalah Ratna Sarungpaet sebagai pengagas acara ini dengan menggaet artis, musisi muda untuk menggelar ‘Tribute To Franky Sahilatua’ dengan mengambil tema dari karya lagu ciptaannya Pancasila Rumah Kita.
Acara mengenang Franky pun juga syarat akan pesan, sindiran akan isu sosial serta menumbuhkan semangat Pancasila yang kian luntur di dalam masyarakat Indonesia.
Tak hanya itu, masyarakat Indonesia kini tak lagi ramah, pola mengkotak-kotakan orang dari RAS dan lain-lain semakin jelas terlihat.
“Pancasila semakin hilang saja di Indonesia ini. Seharusnya, itu yang membuat kita semakin bersatu. Tapi kenyataannya tidak sama sekali,” ujar Ratna Sarungpaet.
Acara yang tidak dipungut biaya ini, dibuka Daniel Mananta sebagai MC dan diramaikan oleh para musisi seperti Hip-hop Maluku, Pandji, Tompi, Glenn Fredly, Edo Kodolongit, Efek Rumah Kaca, serta aktris dan actor Shireen Sungkar, Atiqah Hasiholan, Reza Rahardian, Rio Dewanto.
“Saya sangat berterima kasih dengan para artis muda yang mau menyempatkan diri meluangkan waktu dating ke sini,” ucap Ratna.
“Seperti Daniel yang basic-nya adalah VJ MTV, Tompi yang sangat khas dengan logat bernyanyinya. Shireen dan Wisnu yang melekat pada sinetron. Efek Rumah Kaca yang sangat digemari banyak kaum muda. Secara tidak langsung akan mengundang banyak rasa penasaran terhadap penggemarnya yang ingin datang menyaksikan mereka,” imbuhnya lagi.
Masalah sosial seperti kaum buruh, kekerasan terhadap TKI di luar negeri, feminisme dan bias jender dibawakan lewat narasi yang sangat baik oleh Shireen Sungkar, Atiqah Hasiholan, Rio Dwanto dan Reza Rahardian. Tak hanya itu, lagu-lagu Franky juga turut dinyanyikan kembali oleh Edo Kodolongit dan Glenn Fredly.
Lagu dan video Franky yang berjudul Pancasila Rumah Kita juga dihadirkan dalam layar.
“Pancasila rumah kita, rumah untuk kita semua. Nilai dasar Indonesia, rumah kita selamanya. Untuk semua keluarga saling menyatu, untuk semua saling membagi. Pada setiap insan sama dapat, sama rasa, oh Indonesiaku, oh Indonesiaku,”
Seperti itulah sepenggal lagu, yang syarat pesan dan kembali mengetuk rasa nasionalis penonton malam tadi.
Acara terakhir Pancasila Rumah Kita ditutup dengan pidato politik oleh Yudi Latif.
(tre)