JAKARTA - Ismi Azis kian ingin perceraiannya dipercepat. Pasalnya, tiga pekan lalu, suaminya, Chandra Ismail Suny, datang ke rumah dan menggasak barang-barang sambil memaki kata-kata kasar.
"Tiga minggu yang lalu, dia datang sendiri. Anak saya juga ada di rumah. Dia ngoceh-ngoceh, saya sih diam saja. Dia mengelurkan kata-kata kasar, enggak bagus didengar anak. Saya syok sampai sekarang," ungkap Ismi ditemui di rumahnya, Komplek TVRI, Jalan Televisi No 9, Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (7/1/2010).
Saat Chandra datang dan memaki-maki, Ismi ketakutan. Dia langsung meraih lengan anaknya dan diajak bersembunyi di dalam kamar mandi. Itulah sebabnya, Chandra bisa dengan leluasa mengambil barang-barang.
"Dia mengambil barang-barang di tas saya dan dompet sampai terbuka. Barang itu bagi saya sangat berharga, seperti simcard dan kartu kredit," keluhnya.
Akibat perlakuan buruk suami, Ismi kian bulat ingin bercerai. Dia bahkan memasukkan peristiwa tersebut ke dalam agenda sidang hari ini.
"Kejadian kemarin itu saya masukkan ke agenda hari ini. Hal ini untuk mempermudah proses cerai. Juga masalah hak asuh anak jangan diganggu deh karena suami masih mau merebut hak asuh," jelas penembang Kasih itu.
Ismi memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Dia percaya hukuman dari Tuhan akan lebih efektif daripada hukuman manusia.
Hari ini sidang cerai Ismi digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat. Agendanya jawaban dari pihak Ismi, tapi Ismi tidak datang.
"Saya belum lama ini sempat jatuh di lantai, terus ke badan jadinya meriang. Luka di lutut sampai bengkak," katanya.
(ang)