JAKARTA - Sebelum menghembuskan napas terakhir, Bill Saragih sudah tujuh tahun lamanya menderita penyakit stroke.
Selama sakit, musisi jazz ini tidak banyak mengeluh. Dia lebih bersikap pasrah dan menerima penyakit tersebut. Sebelum wafat, pria yang telah ditinggal mati istrinya, Anna R Saragih, ini sempat hendak diboyong ke luar negeri untuk mendapat perawatan.
Musisi jazz ini menderita stroke dan dirawat di Rumah Sakit International Bintaro sejak 8 Januari. Setelah itu, perawatan pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara, 1 Januari 1933, ini dipindah ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Sebelum Bill meninggal Selasa (29/1/2008), kedua anaknya, John Anthony dan Leoni Tiana, yang menetap di Australia kembali ke Tanah Air. Selama dirawat di Rumah Sakit International Bintaro, Bill pernah dijenguk oleh Indra Lesmana dan Benny Likumahua.
(ang)