Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lebih dari 20 Ribu Penonton Mancanegara Diprediksi Padati Konser Kanye West di Jakarta

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |21:44 WIB
Lebih dari 20 Ribu Penonton Mancanegara Diprediksi Padati Konser Kanye West di Jakarta
Konferensi Pers Konser Kanye West di Jakarta
A
A
A

JAKARTA – Konser YE atau yang biasa disebut Kanye West Live in Jakarta yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu (24/10/2026), diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung dari luar daerah, termasuk ribuan wisatawan mancanegara. Kehadiran penonton internasional ini diperkirakan turut menyemarakkan konser sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di Jakarta.

Raw Vision Collective selaku penyelenggara memproyeksikan lebih dari 30.000 pengunjung dari luar Jakarta akan datang selama akhir pekan konser. Dari jumlah tersebut, lebih dari 20.000 pengunjung diperkirakan berasal dari luar negeri.

Arus kedatangan penonton dari berbagai negara tersebut menjadi salah satu potensi besar bagi Jakarta untuk memperkuat posisinya sebagai destinasi konser musik internasional. Selain menikmati pertunjukan, para pengunjung juga berpeluang menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner, hingga ritel dan pariwisata.

Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengatakan YE Live in Jakarta tidak hanya berfokus pada pertunjukan musik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan Jakarta dalam menyelenggarakan konser berskala internasional.

“Bagi kami, YE Live in Jakarta bukan hanya tentang satu malam pertunjukan, tetapi juga tentang menunjukkan kesiapan Jakarta untuk menjadi destinasi pilihan bagi artis-artis internasional dalam menggelar konser tunggal,” ujar Karen dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, kehadiran pengunjung dari berbagai daerah dan negara diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam peta hiburan global sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dampak tersebut diperkirakan tidak hanya dirasakan di sekitar GBK. Mobilitas penonton dari dan menuju bandara, kebutuhan penginapan, serta aktivitas selama berada di Jakarta berpotensi meningkatkan permintaan terhadap layanan taksi dan transportasi daring, hotel, guest house, restoran, kafe, hingga berbagai usaha kecil.

Karen menilai, para pekerja dan pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dari penyelenggaraan konser, baik yang terlibat langsung dalam produksi maupun yang melayani kebutuhan pengunjung di luar area pertunjukan.

“Mulai dari kru yang membangun pertunjukan hingga pengemudi, pemilik usaha kuliner, dan pekerja layanan lainnya, mereka semua adalah bagian dari YE Live in Jakarta. Mereka semua adalah tuan rumahnya,” katanya.

Di balik kedatangan penonton internasional, penyelenggaraan YE Live in Jakarta juga diperkirakan melibatkan sekitar 5.000 tenaga kerja Indonesia. Mereka bertugas dalam berbagai bidang, mulai dari instalasi panggung, teknisi suara dan tata cahaya, kru LED dan video, logistik, hingga keamanan, layanan medis, usher, dan kebersihan.

Keterlibatan tenaga kerja tersebut memperlihatkan besarnya kebutuhan operasional untuk menghadirkan pertunjukan dengan standar produksi internasional.

Sebelum konser utama berlangsung, Raw Vision Collective juga telah menggelar sejumlah rangkaian *Road to YE Live in Jakarta*, termasuk aktivasi di Car Free Day dan pertunjukan “Tunnel Vision: An Ode to YE” di underpass SCBD pada 18 Oktober 2026.

Pertunjukan tersebut dipimpin Tony Williams, vokalis dan produser peraih Grammy Award yang telah berkolaborasi dengan YE sejak album *The College Dropout*. Acara ini mempertemukan musisi internasional dan talenta Indonesia melalui interpretasi karya-karya YE yang memadukan paduan suara kontemporer dengan elemen musik tradisional Indonesia, seperti gendang.

Penyelenggaraan konser ini mendapat dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, dan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, bersama sejumlah sponsor dan mitra.

Dengan proyeksi kedatangan lebih dari 20.000 pengunjung dari luar negeri, YE Live in Jakarta diharapkan menjadi momentum untuk menarik perhatian penonton internasional terhadap Indonesia, sekaligus memperluas manfaat penyelenggaraan konser bagi sektor pariwisata, industri kreatif, dan pelaku usaha lokal.


 

(kha)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement