Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sahabat Ungkap Yadi Timo Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |07:30 WIB
Sahabat Ungkap Yadi Timo Meninggal Dunia karena Serangan Jantung
Sahabat Ungkap Yadi Timo Meninggal karena Serangan Jantung. (Foto: RCTI)
A
A
A

JAKARTA - Denpus, sahabat Yadi Timo mengungkapkan, momen terakhir almarhum sebelum mengembuskan napas terakhirnya di usia 66 tahun, pada 16 Oktober 2026.

Dia mengungkapkan, Yadi sempat berkumpul dengan beberapa koleganya di salah satu kantor rumah produksi. “Setibanya di rumah sekitar pukul 22.30 WIB, beliau kena serangan jantung," katanya.

Yadi Timo sempat dibawa ke rumah sakit namun kemudian dinyatakan tim medis sudah meninggal dunia di perjalanan. Selama hidupnya, Denpus mengatakan, almarhum memiliki riwayat gula darah tinggi.

Kondisi itu membuatnya harus menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. “Sebagai sahabat, kami sering mengingatkan, ‘Ayo, makanya dijaga’ karena gula darah yang cukup tinggi,” katanya.

Yadi Timo, menurut Denpus, sebenarnya terbilang rutin memeriksakan kadar gula darahnya. Namun dia mengaku, sulit untuk menasihati Yadi karena kecintaan sang sahabat terhadap makanan.

Awal Persahabatan

Hubungan persahabatan Denpus dan Yadi Timo terjalin sejak mereka sama-sama menimba ilmu di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Yadi kemudian memulai kariernya di panggung teater hingga akhirnya menembus industri perfilman layar lebar dan televisi.

“Jadi saya dan almarhum adalah teman di IKJ, sama-sama anak teater. Beliau angkatan 88, saya 86. Dari panggung teater, dia kemudian debut jadi aktor layar lebar lewat film Petualangan Sherina di tahun 1998. Setelah itu, proyeknya semakin banyak,” kenang Denpus.

Sekitar 3 hari sebelum kepergiannya. Yadi Timo sempat mengajak Denpus kumpul dan ngobrol santai di sebuah warung kopi yang terletak di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Namun karena jadwal syuting yang padat, Denpus terpaksa melewatkan momen tersebut. 

Dalam setiap pertemuan mereka, Denpus mengungkapkan, Yadi kerap menyelipkan obrolan hangat seputar keluarga, pertumbuhan anak-anaknya, dan bisnis yang tengah dijalankannya di Indramayu, Jawa Barat. 

“Bagi saya, Yadi Timo tak hanya aktor yang baik namun juga sahabat yang sangat menyenangkan. Beliau adalah pribadi yang tak pernah mau memperlihatkan kalau dirinya sedang sakit atau ada masalah,” imbuhnya.

 

Di balik dedikasinya sebagai, Yadi Timo ternyata memendam impian besar untuk berkarya di belakang layar. Bahkan almarhum tengah mempersiapkan sebuah proyek film yang rencananya akan memulai proses pengambilan gambar pada awal November 2026.

“Salah satu impian beliau yang belum terealisasi adalah memiliki rumah produksi (PH) sendiri Sebelum meninggal, beliau sebenarnya sedang mempersiapkan diri untuk merealisasikan cita-cita tersebut,” ungkapnya. 

Kepergian Yadi Timo untuk selamanya meninggalkan duka mendalam sekaligus kenangan manis bagi para sahabat. Dia dikenang sebagai pribadi yang humoris, ramah, dan sangat berdedikasi pada profesinya sebagai aktor. 

 

Denpus mengatakan, “Momen paling berkesan tentang beliau itu saat kami satu produksi. Tiap hari bertemu di lokasi syuting pasti beliau selalu melempar candaan. Suasana di lokasi syuting jadi seru dan penuh tawa. Itu yang akan selalu saya ingat tentang beliau.”

Denpus berharap, Yadi Timo mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan. Apalagi, almarhum berpulang pada hari Jumat yang penuh keberkahan. Yadi Timo kemudian dimakamkan di TPU Dreded, Bogor Selatan, Jawa Barat, pada 16 Oktober 2026.*

(SIS)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement