Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Polisi Cabut Izin Konser Andrea Bocelli di Borobudur, Imbas Dukung Israel?

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 15 Oktober 2026 |15:02 WIB
Alasan Polisi Cabut Izin Konser Andrea Bocelli di Borobudur, Imbas Dukung Israel?
Andrea Bocelli (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA - Konser penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah resmi dicabut izinnya oleh Polresta Magelang. Hal itu menyusul sederet aksi protes sejumlah elemen masyarakat yang menyebut penyanyi tersebut punya afiliasi dengan Israel.

Diketahui, Bocelli sendiri terlibat dalam kegiatan penggalangan dana untuk pasukan militer Israel (IDF) di Los Angeles pada 2010 serta konser yang digelar penyanyi tersebut di Tel Aviv pada 2022.

Wakapolresta Magelang AKBP Bim Rekoaji mengatakan, pihaknya telah menyerahkan surat pencabutan rekomendasi kegiatan konser kepada panitia penyelenggara.

“Dari kami sendiri memang ada permohon perizinan untuk kegiatan tersebut. Tetapi per hari ini sudah kita cabut. Satu bendel pencabutan surat rekomendasi kegiatan konser Andrea Bocelli kepada panitia penyelenggara,” kata Bim dalam audiensi dengan Forum Bersama Rakyat dan Umat Islam di kantor Unit Taman Wisata Borobudur (TWB), dikutip Rabu (14/10/2026).

Pencabutan rekomendasi tersebut menyusul gelombang penolakan terhadap rencana konser Andrea Bocelli. Penolakan tidak hanya disuarakan MUI pusat, tetapi juga berbagai elemen masyarakat yang menggelar aksi hingga Selasa (13/10/2026). 

Selain mendesak pembatalan konser, penolakan juga berkaitan dengan rekam jejak Andrea Bocelli yang dinilai sejumlah pihak memiliki keterkaitan dengan kegiatan yang mendukung Israel. 

Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof Sudarnoto Abdul Hakim, mendesak pemerintah membatalkan rencana konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026 dan Jakarta pada 3 November 2026.

Sudarnoto menegaskan, pemerintah harus konsisten menolak kegiatan yang melibatkan figur yang dinilai mendukung Zionisme. Menurutnya, sikap tersebut sejalan dengan prinsip Indonesia yang menentang penjajahan dan mendukung kemerdekaan Palestina.

“Kali ini kembali saya ingin menegaskan bahwa rencana konser Andrea Bocelli harus dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan," ujar Sudarnoto dalam keterangannya.

Menurut Sudarnoto, dukungan pendanaan maupun dukungan terhadap kekuatan militer yang terlibat dalam konflik di Gaza merupakan hal yang tidak dapat ditoleransi.

MUI juga menyesalkan dugaan dukungan kementerian terkait, termasuk Kementerian Pariwisata serta Kementerian Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif, terhadap rencana kedatangan penyanyi tersebut.

Sudarnoto menilai, upaya mengejar keuntungan ekonomi dengan menghadirkan figur yang dianggap mendukung Zionisme bertentangan dengan prinsip bangsa Indonesia dalam menentang penjajahan.

“Jangan berikan panggung kepada siapa pun yang ikut mendanai pembunuh warga Gaza dan Palestina,” paparnya.

(kha)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement