JAKARTA — Mengusung semangat merayakan setiap momen berharga dalam hidup, FWD Insurance menggelar panggung musik bertajuk A Night of Celebrate Living 2026 di Hutan Kota GBK, Jakarta, Jumat (18/9/2026). Gelaran ini menghadirkan perpaduan konser musik romantis dengan nuansa teduh di tengah ruang terbuka hijau ibu kota.
Sederet nama besar industri musik Tanah Air seperti band legendaris Kahitna dan grup musik Wijaya 80 sukses memanjakan para pengunjung. Mengalunnya lagu-lagu hits populer mengajak penonton bernyanyi bersama (sing along) dan menikmati kebersamaan bersama kerabat maupun keluarga.
Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance, Rudy Franto Manik, menyampaikan bahwa acara ini dirancang khusus sebagai wadah bagi masyarakat untuk rehat sejenak dan menikmati kehidupan dan merayakan momen bersama.
“Tentunya senang sekali bisa berbagi mengenai semangat Celebrate Living dan acara spesial yang kami hadirkan hari ini. A Night of Celebrate Living 2026 itu sebenarnya sebuah acara spesial yang kami hadirkan untuk merayakan kehidupan dan momen kebersamaan,” ujar Rudy saat diwawancarai di Hutan Kota GBK, Jumat (18/9/2026).
Ia menuturkan bahwa, melalui panggung musik bertajuk Celebrate living ini, pihaknya ingin menghadirkan pengalaman dan inspirasi menyenangkan bagi masyarakat. Tak hanya itu, panggung ini juga menjadi momen bersama bagi masyarakat untuk merayakan hidup mereka dengan penuh cinta.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman yang inspiratif dan menyenangkan tentunya bagi masyarakat melalui konser musik yang berlokasi dikelilingi nuansa teduh hutan kota, tepatnya di ibu kota Jakarta. Acara ini menjadi kesempatan untuk mengajak seluruh masyarakat menikmati momen bersama orang-orang terdekat dan merayakan hal-hal yang bermakna dalam hidup mereka,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, “Celebrate Living” juga merupakan bagian dari tagline FWD Insurance, melalui tagline yang diadaptasi menjadi tajuk acara itu, FWD Insurance ingin mengubah cara pandang masyarakat terhadap asuransi. Menurutnya, asuransi tak hanya dipandang sebagai jaring pengaman, tetapi juga pendorong rasa percaya diri dalam mengejar passion.
“FWD Insurance ini perusahaan asuransi jiwa yang berfokus pada nasabah dengan dukungan teknologi, dan kami memiliki visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi," kata Rudy.
"Kami punya tagline Celebrate Living, kami percaya bahwa asuransi itu tidak hanya memberikan ketenangan pikiran ketika menghadapi risiko, tetapi juga memberikan rasa percaya diri untuk menjalani hidup dan menikmati setiap momennya,” tuturnya.
Istimewanya, gelaran hiburan skala besar ini diakses tanpa dipungut biaya alias gratis untuk seluruh lapisan masyarakat.
"Acara ini terbuka untuk umum dan gratis serta tidak dipungut biaya. Kami berharap acara ini tentunya dapat menjadi pengingat bahwa hidup perlu dirayakan, dinikmati bersama orang-orang yang berarti,” ucapnya.
Usungan konsep dan tanpa pungutan biaya itu membuat masyarakat sangat antusias terhadap panggung musik A Night of Celebrate Living 2026. Berdasarkan pantauan, banyak masyarakat dari berbagai kalangan dan usia sudah memadati kawasan Hutan Kota GBK sejak sore hari. Banyak dari mereka yang rela datang lebih Awal untuk mendapat tempat di depan venue demi menyaksikan sang idola.
Menjelang malam, sorak-sorai riuh saling bersahutan saat pembawa acara memanggil nama-nama pengisi acara yang ditunggu-tunggu. Gelaran ini kemudian secara resmi dibuka sekitar pukul 18.30 WIB oleh President Director FWD Insurance, Jeffrey Woo.
Sesaat setelah dibuka, gelombang kemeriahan langsung pecah ketika panggung disambut oleh kehadiran Jirayut. Sebagai salah satu magnet utama, pembawaannya yang humoris dan penuh energi ekspresif sukses mencairkan suasana.
Tawa dan tepuk tangan penonton pun makin pecah saat Jirayut sempat melantunkan penggalan lagu berbahasa Thailand dengan gaya khasnya yang mengocok perut.
Suasana semakin hangat tatkala grup musik Wijaya 80 naik ke atas panggung. Kehadiran Ardhito Pramono, yang merupakan salah satu vokalis Wijaya 80 sekaligus penyanyi solo idola kaum hawa, makin membuat penonton bersorak histeris saat nada-nada awal mulai dimainkan.
Wijaya 80 membuka aksi panggung mereka lewat lagu berjudul "Pemain Lama" yang langsung memancing tepuk tangan riuh. Tanpa membiarkan ketegangan mereda, mereka melanjutkannya dengan lagu "Bulan Bintang Garis Gemilang".
Lagu bernuansa galau ini sukses membuat penonton bernyanyi bersama (sing along). Banyak di antara penonton yang memejamkan mata menghayati lirik, melambaikan tangan, hingga menggoyangkan badan mengikuti irama. Hutan Kota GBK pun seolah menjelma menjadi lautan galau massal.
Penampilan energik Wijaya 80 berlanjut tanpa jeda lewat lagu "Cukup Dewasa", lalu disusul dengan judul ikonis milik Kahitna yang mereka bawakan ulang, "Cinta Sudah Lewat". Nuansa nostalgia pun kian terasa kental membungkus area panggung, menyatukan penonton muda hingga dewasa dalam satu lantunan suara.
Di tengah pertunjukan, Ardhito sempat menyapa kehangatan para penggemar dari atas panggung. "Yang di sebelah sana, mana suaranya?" sapa Ardhito yang disambut teriakan histeris penonton.
Energi penonton terus dipompa lewat lagu bernuansa romantis "Masih Ada Kamu", sebelum akhirnya ditutup secara manis lewat lagu hits mereka, "Terakhir Kali". Lagu penutup tersebut dibawakan penuh semangat, menyisakan gemuruh sorak-sorai dan tepuk tangan meriah dari ribuan pasang mata yang hadir.
Tak berhenti sampai di situ, kejutan puncak yang paling dinanti akhirnya tiba saat grup musik legendaris Kahitna melangkah naik ke panggung. Sejak namanya dipanggil, teriakan penonton tak henti-hentinya menggema menyambut seluruh personel.
Kahitna langsung membuka penampilan mereka lewat lagu syarat emosi berjudul "Soulmate" yang tanpa kompromi disambut sing along massal dari awal hingga akhir lagu. Di sela-sela penampilan interaktif mereka, vokalis Kahitna menyampaikan pesan penuh makna yang menyentuh hati para pendengar.
"Semoga di tengah hiruk-pikuk kehidupan, kita selalu mendapatkan cinta," ucap sang vokalis di atas panggung.
Suasana kembali semarak saat Kahitna membawakan tembang legendaris "Cerita Cinta" dan "Andai Dia Tahu". Lirik demi lirik yang diresapi penonton berlanjut pada lagu "Titik Nadir", di mana gemuruh suara penonton semakin membahana di bagian reff.
Momen paling puitis terjadi saat Kahitna meminta seluruh penonton menyalakan kilat lampu (flashlight) ponsel masing-masing sebelum lagu "Mantan Terindah" dibawakan. Pemandangan ribuan cahaya lampu yang berayun perlahan ke kiri dan ke kanan kian mempertegas nuansa nostalgia dan syahdu di tengah rindangnya Hutan Kota GBK.
Sebagai penutup pertunjukan yang manis, Kahitna melantunkan lagu hits pamungkas mereka, "Cantik". Seluruh penonton tampak bergoyang dan bernyanyi bersama menikmati puncak keceriaan malam tersebut. Tepuk tangan dan sorak-sorai meriah pun membahana mengiringi akhir dari gelaran A Night of Celebrate living 2026, meninggalkan kesan nostalgia dan cinta yang mendalam bagi semua yang hadir.
Kehadiran panggung musik A Night of Celebrate Living 2026 yang diinisiasi oleh FWD Insurance sendiri menjadi momen bagi masyarakat untuk sejenak menikmati dan merayakan hidup mereka dengan keceriaan dan cinta melalui berbagai alunan musik yang dihadirkan.
(Wul)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri