Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IIME 2026 Akan Hadir di PIK 2, Targetkan 50.000 Pengunjung

Agustina Wulandari , Jurnalis-Kamis, 03 September 2026 |12:01 WIB
IIME 2026 Akan Hadir di PIK 2, Targetkan 50.000 Pengunjung
IIME 2026 akan hadir di PIK 2. (Foto: dok IIME)
A
A
A

JAKARTA — Indonesia International Music Expo (IIME) 2026 akan hadir pada 2–4 Oktober 2026 di Nusantara Indonesia Convention Exhibition (NICE), PIK 2. Mengusung konsep music experience and shopping destination, IIME dirancang sebagai pameran musik berskala internasional yang mempertemukan brand, pelaku industri, musisi, pendidik, komunitas, dan konsumen dalam satu ekosistem. 

Selama tiga hari penyelenggaraan, IIME menargetkan lebih dari 50.000 pengunjung. Pameran ini akan menghadirkan berbagai kategori produk, dari instrumen musik, professional audio, music technology, recording equipment, hingga music education. 

Tidak hanya menjadi tempat untuk melihat produk, pengunjung juga dapat mencoba berbagai instrumen secara langsung, membandingkan produk dan merek, menemukan teknologi musik terbaru, serta mendapatkan berbagai penawaran khusus selama pameran. 

CEO Rhapsodie.co Yuberg Andro mengatakan IIME hadir sebagai platform yang mempertemukan berbagai pihak dalam ekosistem musik Indonesia. 

“IIME kami hadirkan bukan hanya sebagai pameran produk musik. Kami ingin menciptakan sebuah platform yang mempertemukan brand, musisi, guru, sekolah musik, komunitas, dan konsumen dalam satu ekosistem. Harapannya, pertemuan ini dapat membuka lebih banyak peluang kolaborasi dan mendorong pertumbuhan industri musik Indonesia,” ujarnya. 

Selain berbagai aktivitas tersebut, IIME 2026 juga akan dimeriahkan oleh penampilan sejumlah performer cilik berbakat kebanggaan Tanah Air, yakni Quinn Salman, Evollete Alexandra, Etenia Croft, Annisa Dalimunthe, dan Kaisa Asraya. 

Kehadiran mereka akan menjadi bagian dari rangkaian pertunjukan yang menghadirkan talenta muda Indonesia, bersama sejumlah performer cilik berbakat lainnya yang siap meramaikan panggung IIME selama tiga hari penyelenggaraan. 

“Kehadiran para talenta muda ini menjadi bagian dari komitmen IIME dalam memberikan ruang bagi generasi baru musisi dan performer Indonesia untuk tampil, berkembang, dan terhubung dengan masyarakat serta ekosistem industri musik yang lebih luas,” kata Yuberg Andro.

Sementara itu, IIME juga akan menyuguhkan beragam aktivitas, seperti live performances, instrument demonstrations, music workshops, competitions, artist appearances, music education seminars, community performances, product launches, hingga interactive music experiences. 

IIME dirancang sebagai destinasi musik yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan, termasuk keluarga, orang tua, anak-anak, pelajar, musisi, kreator, hobbyist, pendidik, hingga masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap musik. 

Penyelenggaraan IIME juga menjadi peluang bagi brand internasional untuk terhubung dengan pasar Indonesia. Selain brand yang telah memiliki principal dan distributor resmi di Indonesia, IIME membuka ruang bagi brand dan produsen internasional yang ingin memperluas bisnis dan menjangkau konsumen Indonesia. 

“Kami melihat Indonesia memiliki basis konsumen musik yang besar dan ekosistem pendidikan musik yang terus berkembang. IIME ingin menjadi salah satu jembatan yang mempertemukan potensi pasar tersebut dengan inovasi, produk, dan brand dari berbagai negara,” ucap Yuberg. 

Selain program B2C, IIME juga membuka peluang kolaborasi B2B melalui networking, business matching, industry discussions, teacher programs, hingga product demonstrations. 

Pada penyelenggaraan tahun 2026, IIME akan berlangsung bersamaan dengan Family Travel Fair 2026. Kedua pameran tetap memiliki identitas dan program masing-masing, tapi hadir dalam satu destinasi untuk memberikan pengalaman yang lebih luas bagi pengunjung. 

Pengunjung pun dapat menikmati pengalaman musik di IIME sekaligus mengeksplorasi berbagai pilihan perjalanan, destinasi, hotel, maskapai, dan family experiences di Family Travel Fair. 

Melalui IIME 2026, CEO Rhapsodie.co berharap dapat memperkuat hubungan antara industri musik, pendidikan, komunitas, dan konsumen serta menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati musik. 

“Kami ingin musik menjadi lebih dekat dan lebih mudah diakses oleh masyarakat. IIME menjadi ruang bagi masyarakat untuk menemukan, mencoba, menikmati, dan menjadi bagian dari perkembangan dunia musik,” tutur Yuberg Andro.

(Wul)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement