JAKARTA - Content creator dan aktivis Ferry Irwandi membagikan momen pertemuannya dengan pegiat lingkungan Andrew Kalaweit. Keduanya bertemu untuk membahas situasi di Kalimantan yang belakangan menjadi perhatian publik.
Ferry mengatakan, pertemuannya dengan Andrew dilakukan untuk memahami kondisi yang terjadi di Kalimantan, sekaligus mencari tahu bentuk bantuan yang dinilai urgent dan bisa segera disalurkan.
Menurut Ferry Irwandi, pertemuan itu memberinya banyak pengetahuan mengenai kondisi Kalimantan. Ia menilai, Andrew merupakan sosok yang tepat untuk diajak berdiskusi karena memiliki pengalaman langsung dengan lingkungan di Kalimantan.
“Saya belajar banyak dengan beliau, beliau lahir dan besar di Palangkaraya dan benar-benar memahami hutan dan semua situasi yang terjadi di sana,” lanjutnya.
Ferry Irwandi berharap, pertemuannya dengan aktivis lingkungan berusia 22 tahun tersebut dapat menghasilkan langkah atau bantuan yang memberikan dampak positif bagi Kalimantan.
Unggahan Ferry tersebut mendapat apresiasi dari warganet. “Dia datang ke narasumber yang kompeten,” kata akun @dendo***. Apresiasi lain datang dari akun @sher***, “Bangga banget sama kalian berdua.”
Akun @emce** menuliskan, “Nah, ini dia yang aku tunggu! Jujur, kolaborasi orang-orang hebat seperti ini lebih works sih daripada harus menunggu pemerintah turun. Lesgooo.”
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan nyaris melumpuhkan aktivitas masyarakat. Tak hanya itu, bencana tersebut juga mengganggu kesehatan serta perekonomian masyarakat.
Merujuk data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebaran tertinggi titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan berada di Kalimantan Tengah dengan 767 titik.
Kemudian ada 560 titik sebaran titik panas di Kalimantan Barat, sementara Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing 74 titik. Sedangkan Kalimantan Utara ada 3 titik panas.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri