Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mediasi Gagal, Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Masuk Pokok Perkara

Ravie Wardani , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2026 |14:22 WIB
Mediasi Gagal, Gugatan Hak Asuh Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Masuk Pokok Perkara
Ruben Onsu dan Sarwendah
A
A
A

JAKARTA - Upaya perdamaian antara Ruben Onsu dan Sarwendah terkait gugatan hak asuh anak menemui jalan buntu. Mediasi yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Rabu (19/8/2026) itu dinyatakan gagal.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengonfirmasi bahwa tidak ada titik temu yang dicapai dalam pertemuan tersebut. Baik Ruben maupun Sarwendah tidak berhasil mencapai kesepahaman untuk mengakhiri perselisihan terkait gugatan yang ada.

"Mediasi kita gagal. Ya, gagal. Karena tidak terdapat kesepakatan dan kesepemahaman dari masing-masing prinsipal," ujar Minola Sebayang di PN Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026).

Lantaran mediasi tidak membuahkan hasil, perseteruan hukum ini dipastikan berlanjut ke tahap pemeriksaan pokok perkara. Minola menyebut bahwa persidangan lanjutan kemungkinan besar akan digelar pekan depan.

"Proses selanjutnya adalah pemeriksaan gugatan di dalam persidangan perkara pokok. Langsung minggu depan, tapi kita masih tunggu panggilan resmi dari pengadilan," tambahnya.

Disinggung soal penyebab utama kegagalan mediasi, Minola enggan merinci lebih jauh. Namun, ia sempat menyinggung soal Akta 39 yang menjadi poin penting bagi Ruben Onsu untuk tetap bisa menjalin kedekatan dengan anak-anaknya.

"Salah satu poinnya, kita tetap berpegangan pada Akta 39. Di sana jelas dinyatakan bahwa Ruben memiliki hak untuk berkumpul bersama anak-anak 2 sampai 3 hari setiap minggu tanpa syarat," tegas Minola.

Hal serupa juga disampaikan kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu. Ia membenarkan bahwa proses mediasi berakhir tanpa hasil. Padahal, menurutnya, pihak mediator sudah berupaya maksimal untuk mendamaikan kedua belah pihak.

"Hari ini agendanya mediasi. Kita langsung pada kesimpulan saja, ya. Mediasi sudah diupayakan semaksimal mungkin, namun dinyatakan gagal," kata Chris Sam Siwu.

Meski didesak mengenai alasan di balik kebuntuan tersebut, Chris memilih untuk merahasiakannya. Ia menyebut hal itu sudah menjadi kesepakatan bersama untuk tidak menjadi konsumsi publik.

"Alasan gagalnya kami sudah sepakat tidak boleh menyampaikan apa pun. Yang pasti, namanya gagal ya berarti tidak tercapai (kesepakatan)," katanya.

Sementara itu, Sarwendah dan Ruben Onsu menunjukan sikap dingin saat keluar ruang mediasi.

Ruben Onsu yang biasanya ramah kepada awak media, kali ini memilih tutup mulut. Ayah tiga anak itu tampak tergesa-gesa meninggalkan gedung pengadilan tanpa mengucap sepatah kata pun.

Gelagar serupa juga ditunjukan Sarwendah. Mantan personel Cherrybelle itu hanya melemparkan senyum tipis saat diberondong pertanyaan oleh wartawan.

Meski dicecar soal kabar adanya syarat tertentu terkait hak asuh anak, Sarwendah tetap bungkam seribu bahasa dan langsung menuju kendaraannya.

Kini, nasib hak asuh anak-anak Ruben dan Sarwendah berada di tangan majelis hakim yang akan mulai menyidangkan pokok perkara pada pekan depan.
 

(kha)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement