JAKARTA - Suasana duka mendalam masih menyelimuti keluarga komedian senior, Temon pasca kepergiannya akibat serangan jantung pada Minggu, 12 Juli 2026 pagi. Di balik sosoknya yang kerap mengundang tawa di layar kaca, pihak keluarga justru mengenang almarhum sebagai figur yang luar biasa, baik sebagai kepala keluarga maupun sosok kakak yang penuh tanggung jawab.
Jonatan Pati yang merupakan salah satu adik almarhum mengungkapkan bahwa Temon bukan hanya sosok yang jenaka, namun juga sangat cerdas dan berprestasi di bidang akademik sejak belia.
"Kakak yang bener lucu, super lucu. Kalau di keluarga kita selalu ketawa dan dia juga sama keluarga tanggung jawab banget," ujar Jonathan saat diwawancarai di GPIB Effatha Melawai tempat almarhum Temon disemayamkan, Minggu (12/7/2026).
Kecerdasan almarhum Temon diakui keluarga sudah terlihat sejak usia lima tahun. Hasrat belajarnya yang tinggi membuat almarhum bersikeras untuk masuk sekolah di usia yang masih sangat muda. Sejak saat itu, prestasi akademik tak pernah lepas dari sosoknya.
"Dari sekolah dia waktu masih kecil dia tuh waktu umur lima tahun emang kakak-kakaknya pada sekolah, dia ngikut, dia pengen sekolah. Dia lima tahun emang pengen sekolah masuk ke sekolah. Dia di sekolah emang pintar, dari SD, SMP, SMA dia selalu juara," kenang dia.
Berkat kecerdasannya yang di atas rata-rata, almarhum berhasil menembus sekolah favorit di Jakarta hingga menempuh pendidikan tinggi di Universitas Indonesia (UI) melalui jalur prestasi. Sepanjang menempuh pendidikan, almarhum bahkan tidak pernah membebani keluarga secara finansial karena selalu mendapatkan beasiswa.
"Sampai dia lulus, dia kan masuk SMA 3, SMA 3 terus dapat PMDK di UI, lulus. Dia dari kecil sampai besar emang enggak pernah keluar duit untuk biaya, beasiswa. Makanya meninggalkan, wah dia di keluarga paling pintar, punya kelebihan," tambah Jonathan.
Sebelum memutuskan untuk terjun sepenuhnya ke dunia hiburan tanah air, alumni Universitas Indonesia ini ternyata sempat meniti karier profesional di dunia korporat sebagai Human Resources Department (HRD). "Iya, sempat jadi HRD. Pernah di LT kalau enggak salah, perusahaan LT, dia HRD tiga tahunan," ungkap dia.
Meski demikian, kecintaannya pada dunia seni akhirnya membawa Temon hijrah menjadi pekerja seni. Ia mengawali karirnya sebagai penyiar di salah satu radio komedi legendaris tanah air bernama SK.
"Pekerja seni dia udah lama dia emang kan dari radio dulu. Radio SK namanya, Suara Kejayaan," pungkas Jonathan.
Saat ini, jenazah almarhum Temon tengah disemayamkan di GPIB Effatha Melawai untuk dilakukan ibadah penghiburan sebelum nantinya dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta Selatan pada Senin siang pukul 11.00.
(kha)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri