JAKARTA - Di tengah konflik Sarwendah Tan dan Ruben Onsu, mantan pekerja (asisten rumah tangga dan baby sitter) buka suara terkait pengalaman mereka bekerja bersama mantan personel Cherrybelle tersebut.
Pemilik akun TikTok @nin.504 mengaku, bekerja selama 2 minggu di kediaman Ruben dan Sarwendah di Permata Hijau, Jakarta Selatan, pada 2019. Saat itu, dia bertugas mengasuh anak kedua Ruben dan Sarwendah yang masih berusia 2 bulan.
"Namanya saya baru kerja kan pasti banyak nanya tentang letak barang-barang anak ya. Sarwendah itu jawabnya selalu ketus. Setelah itu, aku minta keluar karena enggak sanggup menghadapinya," ujar akun tersebut.
Pernyataan senada juga diungkapkan akun TikTok @yuliyawidi12 (Yuliya Widi Astut575) yang pernah bekerja selama sebulan sebagai baby sitter anak kedua Sarwendah sebelum akhirnya dipecat Sarwendah tanpa alasan jelas.
Akun tersebut menyebut, sosok Sarwendah di kehidupan nyata sangat berbeda dengan apa yang ditampilkannya di depan kamera. "Tapi memang, Bunda itu jutek. Beda dengan yang ada di kamera," tuturnya.
Dalam lanjutan keterangannya, akun @yuliyawidi12 itu juga mengungkapkan betapa pekerja kerasnya Ruben Onsu. Selama bekerja di kediaman Ruben dan Sarwendah saat itu, dia mengaku, jarang bertemu sang presenter.
"Beliau kalau pulang, benar-benar larut. Paginya kalaupun aku bertemu hanya sebentar. Seenggak istirahat itu ayah Ruben. Waktu tidurnya bisa dihitung jam," ujar akun TikTok tersebut.
Pengakuan kedua mantan karyawan itu seolah menegaskan bad attitude Sarwendah. Perilaku ibu dua anak tersebut menjadi sorotan publik karena perilaku arogannya yang menyebut Ruben 'cong', 'anj*ng', dan 'tak membutuhkan uang Rp200 juta'.
Hal itu membuat Sarwendah banjir hujatan hingga akhirnya merilis video permintaan maaf yang justru sama sekali tak ditujukannya untuk sang mantan suami. Video itu membuat Sarwendah semakin dihujat imbas diduga menyewa buzzer untuk membuat komentar positif.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri