NEW YORK - Debut di Met Gala 2026 tampaknya tak menjadi awal baik untuk Jisoo BLACKPINK. Mengusung tema ‘Fashion is Art’, Jisoo tampil dalam balutan gaun peplum berhiaskan payet dan motif bunga dari Dior di karpet merah event prestisius tersebut.
Idol 31 tahun tersebut menyempurnakan tampilannya dengan choker, anting-anting berlian, dan empat cincin elegan. Saat wawancara di karpet merah, dia mengaku, membutuhkan waktu 4-5 jam untuk mempersiapkan tampilan tersebut.
Setelah penampilan Jisoo di Met Gala 2026, Benjamin Voortmans, desainer sekaligus pemilik brand Judassime secara terbuka menuduh Jisoo mencuri beberapa karya koleksinya. Hal itu diungkapkannya lewat sebuah video yang diunggah di Instagram @judassime.
Desainer asal Antwerp, Belgia itu mengungkapkan, sekitar 6 bulan silam, Judassime mengirimkan beberapa koleksinya ke Jisoo dan timnya di Korea Selatan untuk pemotretan cover album BLACKPINK.
Namun Voortmans mendapat kabar bahwa pemotretan itu terus ditunda. Dia mengaku, tak mempermasalahkan jika baju koleksinya tak jadi digunakan. Namun dia perlu tahu kapan barang-barangnya akan dikembalikan.
“Karena biasanya, aku hanya ‘meminjamkan’ koleksiku selama 1 hingga 2 minggu, maksimal sebulan. Tapi dari aku meminta baju itu dikembalikan, pihak Jisoo BLACKPINK tak memberikan responsnya,” ujar sang desainer.
Benjamin Voortmans menambahkan, saat ini tiga baju dari koleksi terakhirnya itu masih belum dikembalikan. Mengingat koleksi itu cukup mahal dan berharga, Judassime pun mengirimkan invoice dan kontrak, namun tim Jisoo tak menanggapinya.
“Aku sudah tidak peduli Jisoo BLACKPINK mau pakai koleksiku atau tidak untuk pemotretan album. Satu-satunya hal yang aku inginkan saat ini adalah tolong kembalikan semua koleksiku,” ungkapnya.
Benjamin Voortmans menutup videonya dengan meminta bantuan warganet untuk membagikan videonya sampai Jisoo dan timnya mengetahui hal tersebut. Dia menegaskan, hanya ingin semua koleksi miliknya dikembalikan.
“Tolong tag Jisoo dan timnya, dan bagikan video ini karena aku sudah muak dengan semua ini. Bagiku, semua koleksiku sangat berharga. Dan aku kehilangan banyak kesempatan karena semua ini,” tutupnya.
Menariknya, sebelum video itu akhirnya dihapus, banyak desainer lain yang berbagi cerita serupa. Seorang desainer bahkan mengaku, dihubungi tim Jisoo BLACKPINK yang meminta untuk dikirimkan outfit latex dari Los Angeles ke Korea Selatan untuk pemotretan.
Desainer itu mengaku, selalu 'menyewakan' koleksinya, namun tim Jisoo terang-terangan meminta gratisan. Tim Jisoo meyakinkan sang desainer bahwa dia akan diuntungkan karena menjadi promosi gratis untuk karya-karyanya.
"Tapi syukurlah, aku tidak terpedaya dengan omongan mereka. Kalau tidak, mungkin koleksi latex berhargaku sudah raib. Karena biasanya, setiap mereka meminjam pasti dikembalikan dalam kondisi rusak," ujar desainer tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Jisoo BLACKPINK dan timnya belum merilis keterangan resmi terkait tuduhan tersebut.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri