JAKARTA - Erdian Aji Prihartanto alias Anji mengungkapkan, almarhumah ibunya, Siti Sundari sempat berjibaku dengan penyakit jantung dan ginjal sebelum meninggal dunia, pada 26 Maret 2026, pukul 20.03 WIB.
Namun di hari terakhir hidupnya, Anji mengaku, sang ibu tidak sedang sakit. Almarhumah hanya tertidur yang awalnya tidak dianggap serius oleh keluarga. Namun Anji dan keluarga baru panik ketika ART mengabari sang ibu tak kunjungan bangun dari tidurnya.
“Sekitar pukul 19.20 WIB, saya mendapat kabar kalau mama tidak bangun-bangun. Langsung lari ke rumah mama karena dekat. Aku tepuk-tepuk badannya sambil bilang, ‘Ma, Ma, bangun Ma’,” kata Anji di TPU Mangunjaya, Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Jumat (27/3/2026).
Anji mengaku, sempat merasakan denyut jantung sang ibu yang melemah sebelum akhirnya meninggal. “Alhamdulillah, Mama ada di pangkuan saya di detik-detik terakhir hidupnya. Saya benar-benar ikhlas mama pergi,” tuturnya.
Bapak tiga anak itu cukup puas karena selama 3 bulan terakhir bisa menemani dan merawat ibunya. Meski tidak serumah -karena almarhumah tak ingin mengganggu anaknya- namun lokasi yang berdekatan memungkinkan Anji punya banyak waktu untuk ibunya.
Anji menemani almarhumah ibunya jalan pagi, berjemur, berdiskusi, memotong kuku, dan berbagai kegiatan lain yang tak bisa dilakukannya selama masih sibuk dengan kegiatannya bermusik.*
(SIS)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri