Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hasil Nge-DJ, Gebby Vesta Raup Rp15 Juta Hanya Dalam 1,5 Jam

Vania Ika Aldida , Jurnalis-Minggu, 27 Januari 2019 |20:22 WIB
Hasil Nge-DJ, Gebby Vesta Raup Rp15 Juta Hanya Dalam 1,5 Jam
Foto: Instagram
A
A
A

JAKARTA - Terkenal dengan imej seksi, Gebby Vesta diketahui hampir 10 tahun berkecimpung di dunia disk jockey (DJ). Berawal secara otodidak, Gebby yang memang serius ingin menjadikan DJ sebagai profei sempat mengikuti kursus di tiga kota berbeda untuk mendalami hobinya memainkan turntable.

Gebby Vesta mengaku sempat melakukan kursus di kota Bandung, Bali, hingga Balikpapan demi hobinya yang mampu menghasilkan uang tersebut. Bahkan ia mengaku melakukan kursus sebanyak 84 kali pertemuan dengan tiga genre musik berbeda-beda.

"Bulan tiga ini pas banget 10 tahun. Awalnya sih memang otodidak terus aku mendalami lagi dengan ikut kursus di tiga kota dengan guru yang berbeda, berbeda genre juga," ungkap Gebby Vesta kepada Okezone, saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Baca juga: Tebus Dosa, Gebby Vesta Buka Panti Asuhan untuk Anak Hamil di Luar Nikah

"Di guru pertama aku ambil genre progresif di Balikpapan 28 kali pertemuan. Lalu yang kedua saya kursus 28 kali pertemuan genrenya British, 28 kali pertemuan di Bandung. Dan terkahir ambil genre RnB, 28 kali pertemuan di Bali," timpalnya.

Berkat puluhan kali pertemuan kursus DJ dengan pengajarnya, Gebby kini mengaku berani mematok bayaran minimal Rp8 juta di Jakarta. Sedangkan untuk bermain di luar Jakarta hingga ke luar negeri, dirinya mengaku meminta tarif sebesar Rp15 juta untuk 1,5 hingga 2 jam tampil.

"Pertama kali tampil banget itu aku dibayar cuma Rp700 ribu durasinya 1,5 sampai 2 jam perform. Kalau sekarang Rp15 juta untuk 1,5 jam perform. Kalau untuk di Jakarta itu, aku paling kecil Rp8 juta nett. Kalau di luar Jakarta Rp15 juta nett untuk 1,5 jam perform," paparnya.

Baca juga: Demi Pria Berinisial L, Vanessa Angel Rela Tinggalkan Keluarga

"Aku sudah 80 persen kota di Indonesia pernah. Paling jauh Papua. Kalau di luar Indonesia sudah ke Hongkong, Singapura, Kuala Lumpur, India, Bangkok juga sudah pernah," tambahnya.

Sukses sebagai DJ rupanya diakui wanita 32 tahun ini sempat membuat orangtuanya khawatir. Terlebih dunia DJ sangat identik dengan alkohol dan narkoba.

"Orangtua itu bisa tahu banyak tentang DJ dari orang-orang terdekat. Tahu bahwa DJ itu identik dengan klub malam, penampilan seksi, alkohol, narkoba, drugs," tuturnya.

"Awalnya mereka melarang dan sempat khawatir, tapi aku meyakini mereka karena aku tidak alkohol tidak drugs dan tidak rokok, jadi pure kerja saja, enggak aneh-aneh, akhirnya mereka setuju," tegasnya.

(sus)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement