Image

Hakim dan Atalarik Syah Tolak Bukti dari Tsania Marwa

Vania Ika Aldida, Jurnalis · Selasa 20 Juni 2017, 16:05 WIB
https img o.okeinfo.net content 2017 06 20 33 1720839 hakim dan atalarik syah tolak bukti dari tsania marwa jl3X9Mmh6q.jpg Atalarik Syah (Foto: Okezone)

CIBINONG - Sidang pembuktian dan keterangan saksi-saksi perceraian Tsania Marwa dan Atalarik Syah bergulir siang hari ini, Selasa (20/6/2017). Dalam sidang tersebut, hakim diketahui menolak bukti dua buah video tayangan infotainment dan rekaman yang diserahkan oleh pihak kuasa hukum Tsania Marwa di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Tidak hanya hakim yang diketahui menolak bukti-bukti yang diajukan oleh pihak Tsania Marwa dipersidangan. Pihak Atalarik juga ikut menolak bukti yang diajukan lantaran ia harus terlebih dahulu memastikan apakah suara wanita yang berada dalam rekaman suara tersebut, memang benar suara dari Tsania Marwa.

Ia juga menyatakan bahwa tayangan infotainment tidak layak untuk menjadi bukti dalam persidangan. Pasalnya tayangan infotainment telah terlebih dahulu melalui proses editing dan produksi, sebelum akhirnya bisa tampil di layar kaca.

"Saya sebagai pengacara kebetulan menolak. Pertama kan harus memastikan bahwa suara perempuan itu memang Marwa. Dan kemudian siaran dari infotainment mungkin ada proses editing dan ada proses produksi lainnya sehingga keterangan di infotainment tidak bisa dipastikan juga persisnya seperti itu," ujar Junaedi selaku kuasa hukum Atalarik, yang ditemui di Pengadilan Agama Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/6/2017).

"Karena infotainment punya misi berbeda yang mungkin mau disampaikan ke pengadilan," sambugnnya.

Sementara itu, menurut Junaedi, cukup banyak hal yang harus dipertimbangkan lagi jika penggugat nekat untuk memberikan bukti digital kepada pihak Pengadilan. Ia bahkan sempat menyatakan bahwa bisa saja pihak Tsania Marwa ingin menunukkan sikap tempramental suaminya melalui salah satu tayangan sinetronnya di televisi.

"Yang kami beratkan bukti digital seperti itu, apalagi dibilang direkam dari infotainment, kan harus ditampilkan. Harus dvd nya yang ditampilkan kemudian harus dijelaskan dalam infotainment misalnya durasi 5 menit, yang mana yang mau digunakan (menit keberapa untuk pembuktian)," papar Junaedi.

"Kelihatannya dia ingin membuktikan memang Atalarik itu tempramental, suka marah-marah. Jangan-jangan itu sinetron pas Arik lagi marah-marah, kan enggak bisa gitu juga. Jadi benarkah itu tayangan infotainment atau tidak," tandasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini