Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Yuni Shara Berharap Indonesia Damai di 2017

Sumarni , Jurnalis-Jum'at, 23 Desember 2016 |13:06 WIB
Yuni Shara Berharap Indonesia Damai di 2017
Yuni Shara Berharap Indonesia Damai di 2017. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sepanjang 2016 banyak kejadian di dunia politik yang mengguncang kondisi kebhinekaan di Tanah Air termasuk kasus dugaan penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama. Melihat hal itu, Penyanyi Yuni Shara pun berharap di Indonesia bisa damai di 2017.

Yuni Shara berharap di tahun mendatang keadaan Indonesia jauh lebih tentram. Kakak penyanyi Krisdayanti ini juga meminta, pada 2017, jangan sampai Indonesia kembali terpecah belah, terlebih lagi akan ada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di daerah.

"Saya inginnya masyarakat Indonesia tentram seperti dulu, maksudnya tidak mudah terprovokasi. Karena lucu banget kalau ada pilkada, pilpres, pilgub itu selalu rame (kisruh). Sampai temen-temen tuh jadi rusak. Itu kan bukan kita (Indonesia) lho yah," katanya seperti dikutip Go Spot, 22 Desember 2016.

Menurut mantan kekasih Raffi Ahmad itu, masyarakat Indonesia harus mempertahankan pedoman Bhineka Tunggal Ika. Apalagi, penduduk nusantara juga sudah dikenal dengan sikap ramah dan mencintai kedamaian.

"Bangsa Indonesia kan selalu damai, Bhineka Tunggal Ika," imbuhnya.

Selain itu, Yuni juga menghimbau agar di tahun mendatang, netizen tidak lagi melontarkan komentar yang memicu keributan di dunia maya dan lebih kepada memberi saran membangun sehingga tercipta rasa saling menghargai dan menghormati.

"Saya ingin bangsa Indonesia semuanya bisa melihat dari banyak sisi. Setidaknya sebelum posting itu mikir dulu, nyakitin orang lain apa tidak," pungkas Yuni Shara.

(FHM)

Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement