Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KALEIDOSKOP 2016: Hentakan Simple Plan Hingga DJ Snake Ramaikan Konser Musik Indonesia

Raynaldi Wahyu , Jurnalis-Kamis, 22 Desember 2016 |17:20 WIB
KALEIDOSKOP 2016: Hentakan Simple Plan Hingga DJ Snake Ramaikan Konser Musik Indonesia
Simple Plan (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Perhelatan konser musik di Indonesia tentu menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh para penikmat musik Tanah Air. Okezone berhasil menyaksikan langsung sejarah megahnya konsep maupun line up keren yang disajikan oleh pihak penyelenggara.

Berikut beberapa konser musik di Indonesia yang paling hits dan tak terlupakan.

1. Soundrenaline 2016

Pagelaran yang disebut-sebut festival musik terbesar di Indonesia ini sukses menyedot 101.520 pengunjung selama dua hari, yaitu 3 & 4 September 2016. Wajar saja, Soundrenaline 2016 yang kembali digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini menghadirkan 73 musisi Indonesia serta tiga band mancanegara yang terbagi dalam lima panggung.

Musisi dari beragam jenis musik, mulai pop, rock, jazz, reggae, sampai EDM tersaji indah di bawah langit Pulau Dewata. Mereka di antaranya Burgerkill, NTRL, /rif, Tulus, RAN, Isyana Saraswati, Shaggydog, Sheila On 7, Efek Rumah Kaca, Neonomora, Barasuara, Elephant Kind, Goodnight Electric, Maliq & D’Essentials, Dipha Barus KPR (Kelompok Penerbang Roket), Steven Jam, Shaggydog, Joni Agung, Jamrud, DDHEAR (Dialog Dini Hari + Endah N Rhesa), Kahitna, Mocca, serta Simple Plan, The Temper Trap, Bloc Party, dan masih banyak lainnya. 

2. Djakarta Warehouse Project (DWP) 2016

DWP digelar pada 9 dan 10 Desember 2016 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Sederet DJ Internasional maupun Tanah Air menjadi line up yang akan berhasil memuaskan hasrat 90 ribu partygoers yang terhanyut dengan kemeriahan rave party itu.

DJ tersebut di antaranya adalah Alan Walker, Rudimental, Yves V, Blasterjaxx, Brennan Heart, DJ Snake, G.T.A, Hardwell, KSHMR, Lost Frequencies, MaRLo, Martin Garrix, Rudimental, Snakehips, Yellow Claw, dan Zedd.

Selain itu ada DJ asal Indonesia, dutch DJ duo, W&W, Dipha Barus, dan Yesterday Afternoon Boys. Carl Cox, Produser serta DJ house dan techno asal Inggris juga menjadi bintang tamu spesial pada DWP tahun 2016. Karena ia sudah menjadi wishlist sejak awal DWP diselenggarakan.  

Festival music dance yang digadang-gadang terbesar se-Asia Tenggara ini tak hanya dihadiri oleh penikmat musik dari Indonesia, tapi juga mancanegara. Dari pantauan Okezone, warga negara Portugal, Korea, Malaysia, Singapura, Rep. Ceko, Turki, China, Jepang, dan lainnya turut hadir. Hal tersebut terlihat dari bendera masing-masing negara yang melilit di leher mereka.

3. Synchronize Fest 2016

Festival musik multi-genre berskala nasional ini berhasil menyita perhatian puluhan ribu penikmat musik untuk merayakan keberagaman jenis musik di lima panggung selama tiga hari, tiga malam, dari tanggal 28-30 Oktober 2016 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta.

Pihak penyelenggara menyuguhkan 100 lebih pertunjukan terkurasi dari artis-artis terbaik Tanah Air yang datang dari dekade ’70-an sampai '2000-an. Seluruh genre musik populer ditampilkan di Synchronize Fest 2016. Mulai dari genre pop, R&B, rock & roll, blues, folk, jazz, punk, heavy metal, hiphop, reggae, ska, atau sub-genre hardcore, metalcore, death metal, grindcore, industrial rock, new wave, indie pop, alternative rock/grunge, bossa nova, komedi bahkan hingga dangdut pun ikut ditampilkan di pergelaran ini.

4. Jazz Goes to Campuss (JGTC) 2016

Festival jazz tahunan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEBUI) ini memang menjadi acara yang ditunggu-tunggu oleh penikmat musik jazz Tanah Air dan mancanegara. 

Pada acara puncak yang digelar di kampus Universitas Indonesia, Depok, 30 musisi lokal dan tiga musisi internasional ikut meramaikan JGTC ke-39 ini. Sebut saja Daniel Powter (Kanada), Kgomotso Xolisa Mamaila (Afrika Selatan), dan Sammy Thiebault Quartet (Prancis). 

Sementara dari dalam negeri diisi oleh Barasuara Jazz Project bersama Indra Lesmana dan Adra Karim, Kahitna, Tohpati Bertiga, Mocca, Raisa Andriana, Monita Tahalea, serta Rizky Febian, Vidi Aldiano, Teza Sumendra, Margie Segers, dan masih banyak lainnya.

5. LaLaLa Fest

Mempunyai slogan 'The FIRST International Forest Festival in Indonesia', LaLaLa Fest mengusung konsep tak biasa dari festival musik kebanyakan. Peyelenggara memadukan line up keren musisi luar dan dalam negeri serta pemandangan alam nan indah di kawasan Hutan Pinus Cikole, Lembang Bandung.

Ajang ini juga akan menjadi momen spesial bagi band asal Irlandia, Kodaline. Pasalnya ini merupakan kali pertama mereka menggelar exclusive concert di Indonesia, di LaLaLa Fest 2016. Musisi mancanegara lainnya, Jasmine Thompson, Keith Ape, MYMP, dan lainnya juga menjadi daya tarik pengunjung.

Tak ketinggalan pula sederet band lokal yang memiliki musikalitas mempuni. Seperti Float, Maudy Ayunda, Maliq and D'Essentials, Teza Sumendra, Kimokal, Payung Teduh, Isyana Sarasvati dan lain-lain.

Namun suguhan panorama alam, line up keren, dress code bohemian, sarana camping, dan tiga panggung yang disediakan tak berjalan sesuai keinginan. Seluruh pengunjung kecewa dengan kesiapan panitia. Bahkan sebagian dari mereka membuat akun instagram @feedback_lalalafest yang berisikan keluh kesah mereka.

(ade)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement