LOS ANGELES – Anna Kendrick marah besar pada sutradara film Bernardo Bertolucci. Ia mengkritik adegan pemerkosaan di film lawas Last Tango in Paris yang disutradarai oleh Bertolucci.
Anna menjawab kicauan Chris Evans di Twitter yang mengatakan tak akan lagi melihat Bertolucci atau Brando (pemain Last Tango in Paris) dengan cara yang sama setelah fakta di balik adegan pemerkosaan itu.
“Wow, aku tak akan pernah melihat film ini, Bertolucci, atau Brando dengan cara yang sama lagi. Ini lebih dari sekedar menjijikkan. Aku merasa sangat marah,” tulis Evans.
Anna menjawab, “Nona Schneider (tokoh utama wanita Last Tango in Paris) mengatakan ini beberapa tahun lalu. Aku terbiasa tak ditanggapi ketika membahas ini dengan orang-orang (terutama para pria).”
Kemarahan Anna itu dipicu oleh kembali beredarnya video wawancara Bertolucci pada 2013 lalu tentang adegan pemerkosaan itu. Dalam wawancaranya, sutradara asal Italia ini mengaku bahwa adegan tersebut dilakukan tanpa memberitahu Schneider.
Bertolucci mengatakan ia tak memberitahu Schneider dan hanya mendiskusikannya dengan Brando karena ingin mendapat reaksi natural dari seorang wanita yang tengah diperkosa. Di sisi lain, Schneider merasa dia dilecehkan selama penggarapan adegan itu.
“Marlon bilang, ‘Maria, jangan khawatir. Ini hanya sebuah film,’ selama adegan itu. Meskipun apa yang dilakukan Marlon tak nyata, tapi aku benar-benar menangis. Aku merasa dilecehkan dan jujur, aku merasa diperkosa, baik oleh Marlon maupun Bertolucci,” cerita Schneider dalam wawancara 2011 silam dilansir Washington Post.
Last Tango in Paris merupakan film erotis lawas produksi 1976. Film ini berkisah tentang seorang duda Amerika yang bertemu dengan gadis muda asal Prancis.
(aln)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri