JAKARTA. Meskipun Nike Ardilla sudah wafat 21 tahun lalu, hingga hari ini almarhumah masih terus memberikan rezeki. Tidak hanya buat keluarga, tetapi juga banyak pihak lain ikut menikmatinya. Demikian dikatakan oleh abang kandung Nike Ardilla, Alan Yudi, kepada Okezone, Jumat (18/3) siang.
“Banyak kalangan seperti percetakan kaos, souvenir, tukang parkir, pedagang makanan di makam semua masih menikmati rezeki dari Nike,” jelas Alan.
Alan beserta keluarga besar Almarhum Nike Ardila, sama sekali tidak menyangka bahwa sampai hari ini para penggemar Nike masih terus ikut merayakan hari kelahiran Nike yang jatuh tanggal 27 Desember atau hari wafatnya tanggal 19 Maret.
“ Usia hidup Nike hanya 19 tahun. Sementara ini dia sudah 21 tahun dimakamkan. Jadi lebih panjang usia wafatnya. Tapi kok ya masih terus saja penggemar Nike baik yang lama maupun yang baru terus ingat dan terus merayakan hal hal yang berkaitan dengan kelahiran dan wafatnya. Ini yang membuat kami terharu,” tambahnya.
Pihak keluarga, lanjut Alan, kini tidak terlibat dalam Nike Ardilla Fans Club. “Semua kami serahkan kepada para pengurusnya. Kami hanya membalas semua perhatian mereka dengan bekerjasama untuk hal hal yang berkaitan dengan peringatan hari lahir atau hari wafatnya,” ujar Alan.
Satu satunya yang pengelolaannya diurus oleh keluarga hanyalah Museum Nike Ardilla yang terletak di komplek Aria Graha no.5 Bandung. Di atas tanah seluas 250 m ini sejak 1996 sudah berdiri Museum Nike Ardilla yang berisi tentang memorabilia Nike. Mulai dari busana, trophy, hingga replika kamarnya yang terakhir di tempati.
“Setiap hari selalu saja ada yang datang. Tapi akan lebih banyak yang datang jika peringatan hari lahir atau hari wafat. Mereka datang dari berbagai kota. Ada yang sudah datang belasan kaki tapi masih terus datang. Saya tidak bisa menjawab apa alasannya,” kata Alan .
(Amz)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri