Kasus Tzuyu TWICE Jadi Bahan Investigasi Budaya

Rima Wahyuningrum, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2016 16:20 WIB
https: img.okezone.com content 2016 01 28 33 1299436 kasus-tzuyu-twice-jadi-bahan-investigasi-budaya-vvmZBvWiLS.jpg Tzuyu (Foto: Kpopstarz)

SEOUL - Kontroversi yang dialami Tzuyu TWICE tampaknya masih belum selesai, usai video permintaan maafnya lewat akun YouTube JYP Entertainment. Tim The National Human Rights Commision sedang menginvestigasi video permintaan maaf gadis pelantun OOH-AAH tersebut karena adanya dugaan paksaan dari agensinya.

"Kami menerima petisi dari The Korean Multicultural Center dan telah memulai investigasi pekan lalu," ujar perwakilan The National Human Rights Commision seperti dilansir Allkpop.

Petisi tersebut mengungkapkan kalau video permohonan maaf yang dilakukan Tzuyu adalah keterpaksaan, dan juga mencurigakan. Terkait kontroversi diskriminasi dan rasis tersebut, muncul pertanyaan apakah Tzuyu melakukannya permohonanan maaf karena dipaksa atau sukarela.

"Jika dia melakukanya dengan sukarela, ini tidak akan menjadi subjek investigasi. Kami enggan mengambil kasus ini karena ini akan menyulitkan karena Tzuyu tidak menjawab investigasi," ujar Kim Sung Hwi, perwakilan The Korean Multicultural Center.

Investigasi dimulai saat mereka melihat di halaman utama National Human Right Commisions tertulis judul 'Kasus Penerimaan Diskriminasi Akibat Kewarganegaraan Harus Menjadi Subjek Investigasi'. Kemudiaan mereka akan mengangkat ini untuk ditelusuri lebih dalam, salah satunya dengan memastikan kepada orang tua Tzuyu yang kabarnya telah menyetujui permohonan maaf tersebut.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini