nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peserta Tampil Buruk, Juri Band Melayu Indonesia Kecewa

Elang Riki Yanuar, Jurnalis · Minggu 30 Agustus 2015 03:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2015 08 29 205 1204772 peserta-tampil-buruk-juri-band-melayu-indonesia-kecewa-34GnEUbX1B.jpg Juri BMI (Foto: MNCTV)

JAKARTA- Ajang Band Melayu Indonesia (BMI) yang digelar oleh MNCTV sudah mencapai episode ke-5.

Band Melayu Indonesia merupakan ajang pencarian bakat band Melayu pertama di Indonesia yang memberikan kesempatan kepada band bergenre Melayu untuk menunjukan kemampuannya.

Minggu ini, acara dipandu oleh Rafael ‘Smash’, Lolita dan Denny Cagur dengan menghadirkan bintang tamu band melayu papan atas Indonesia yaitu ST12. Untuk juri pada episode ini menghadirkan Pepep ‘ST12’, Tata Janeeta, dan Posan Tobing yang bertugas untuk mengeksplorasi dan memberikan saran terhadap penampilan peserta. Peserta yang akan diadu adalah Saudara Band melawan Vanezza Band.

Saudara Band membawakan lagu Jangan Ngarep dari Setia Band dan Cari Pacar Lagi dari ST12. Sedangkan Vanezza Band untuk membawakan lagu Doy dari Kangen Band dan Suka Sama Kamu dari D’Bagindas.

Penampilan peserta pertama Saudara Band dihujani kritik oleh para juri. Tata mengatakan, mereka terlalu tegang sehingga menjadi tidak fun dan vokalnya juga fals. Juri lainnya juga mengamini pernyataan dari Tata, Posan mengatakan aransemen mereka terhadap lagu yang dibawakan tidak menarik dan Pepeng menutup dengan kritik tajam bahwa mereka sama sekali tidak melayu.

Setelah Saudara band habis dihujani oleh kritik. Peserta kedua Vanezza Band diharapkan dapat memberikan penampilan yang lebih baik dari band pertama. Akan tetapi harapan itu pupus karena penampilan dari Vanezza Band jauh di bawah ekspektasi dari para juri. Pepep mengkritik Vanezza dengan sangat tajam dia mengatakan musiknya parah, aransemennya parah, temponya parah dan tidak ada unsur melayunya.

Dengan buruknya penampilan para peserta maka penghargaan Band Termelayu untuk episode kali ini ditiadakan. Para juri mengatakan para peserta tidak bisa memenuhi standar yang sudah ditetapkan di Band Melayu Indonesia. Karena di dalam acara ini kualitas adalah segalanya. Apabila mereka memberikan penghargaan Band Termelayu pada peserta yang tidak layak sama saja mereka mengkhianati kepercayaan yang sudah diberikan kepada mereka.

(rik)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini