Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dulu, Tujuh Band Tenar Ini Punya Nama Buruk

Dulu, Tujuh Band Tenar Ini Punya Nama Buruk
Maroon 5. (Foto: Billboard)
A
A
A

Percaya atau tidak, nama grup musik jadi penentu apakah akan diingat sepanjang masa atau tidak. Meski ujungnya mereka akan diingat karena hits yang mereka hasilkan, tapi nama grup yang terdengar nggak lumrah bisa jadi faktor eksistensi mereka juga. Tujuh band berikut adalah band-band tenar yang dulunya punya nama nggak bagus.

#1 Mooki Blaylock (alias Pearl Jam)

Pada Oktober 1990, band baru dari Seattle, Amerika Serikat mencoba unjuk suara dengan nama Mookie Blaylock, yang aslinya adalah nama pebasket New Jersey Nets. “Kami memilihnya karena terdengar lucu,” jelas Eddie Vedder, sang vokalis. Eddie Cs saat itu memilihnya asal karena memang mereka sangat sibuk menulis lagu. Eddie sendiri mengakui kalau nama tersebut oke-oke saja untuk band lokal tapi untuk menarik perhatian lebih luas lagi, itu jadi masalah. Nama Pearl pun diambil dari nama nenek Eddie, Pearl, yang suka membuat selai. Aslinya? Kisahnya terlalu biasa: Jeff Ament sang basis secara acak mengambil nama Pearl dan sisanya didapat setelah mereka kelar menonton konser Neil Young dan Crazy Horse. “Mereka bermain 15 hingga 20 menit bak ber-jam session,” jelas Jeff. Jadilah Pearl Jam.

#2 The Obelisk (alias The Cure)

Itu nama awal band The Cure. Grup rock dengan ikonik vokalis yang begitu teater-gotik ini memang unik. Robert Smith sang vokalis awalnya adalah pemain piano yang pindah ke garis depan grup. Perubahan posisi personil berubah dan transisi nama-nama grup pun bermunculan, seperti Easy Cure dan Malice. Toh personil-personil grup ini yang menghabiskan masa sekolah di awal 70-an ini akhirnya merasa harus punya nama ‘asyik’ agar bisa eksis ke depannya. Robert pun mengubah nama Easy Cure cukup jadi 'the Cure' saja.

#3 Atomic Mass (alias Def Leppard)

Jika Joe Elliott dan kawan-kawan masih memakai nama awal mereka, entah apa yang akan terjadi saat mereka sama-sama satu tangga lagu dengan girl band Atomic Kitten. Hmmm… Atomic Mass kedengarannya memang sangar, mengingat atom adalah partikel paling sangar. Dengan nama tersebut, band ini tak pernah mendapatkan order show bayaran. Sampai akhirnya Joe menunjukkan poster yang didesainnya semasa mengambil kelas seni yang menggambarkan band palsu bernama Deaf Leopard. Grup ini pun bermain dengan nama tersebut demi menghindari sematan band-band punk. Hasilnya? Kita tahu sendiri dan sejarah mencatat!

#4 Smile (alias Queen)

Sebutan band ini awalnya memang ramah tapi cenderung bisa dilecehkan dan dilupa begitu saja. Lebih jauh lagi: ‘Smile’ bukan nama yang bisa mewakili kekuatan musik sajian tiap personilnya. Tim Staffell, basis dan vokalis, band ini mengadopsi konsep ‘Smile’ dari proyek sekolahnya yang diperuntukkan sebagai kampanye. Tim pun keluar grup. Brian May dan Roger Taylor membentuk grup baru dengan vokalis Freddie Mercury dan mengambil nama Queen. “Konsep Queen adalah megah dan agung,” ujar Brian. Jadilah mereka agung dengan lagu-lagu mereka dan siapa yang bisa lupa dengan Bohemian Rhapsody?

#5 On a Friday (alias Radiohead)

Sekelompok anak sekolah Abingdon School di Oxfordshire kerap berlatih band untuk tampil pada Jumat malam tiap minggunya. Order untuk tampil jarang didapat saat itu, dan bisa jadi karena nama yang dipakai. Sampai akhirnya pada awal 1990-an, saat tampil regular di sirkuit Oxford dan harus membuat demo (calon hit Radiohead di masa depan), Thinking About You dan Prove Yourself, mereka mengubah nama. Kedua lagu tersebut memang tak jadi hit tapi cukup menarik perhatian label EMI dan mengontrak mereka. Nah, karena semua personil adalah fans berat Talking Heads, jadilah mereka mengambil nama lagu band tersebut, Radio Head.

#6 Sweet Children (alias Green Day)

Semua penggemar yang setia dari awal lahirnya grup ini tahu kalau sebutan ‘Sweet Children’ pada drum riser mereka adalah nama grup ini dulu. Mereka menggunakannya lagi saat tampil setelah dinobatkan masuk rock and Roll Hall of Fame awal tahun ini sebagai peringatan pada masa awal kelahiran mereka. Baik Billie Joe Armstrong dan Mike Dirnt yang bermain di awal masa itu malah sempat membuat rekaman dengan nama tersebut. Akhirnya mereka mengubahnya jadi Green Day karena takut ketukar dengan brand baju anak-anak, Sweet Baby.

#7 Kara’s Flower (alias Maroon 5)

Kenapa Adam Levine digilai wanita? (Selain karena lagu-lagu Maroon 5) Bisa jadi karena awal kemunculan Maroon 5 memang dipersembahkan untuk menyenangkan wanita. Nama awal Kara’s Flower terdengar feminin, bukan? Ya, Kara’s Flower sebenarnya untuk sebutan groupie yang naksir ke semua personil band ini dan ya terdengar persis grup cewek. Dengan nama tak oke itu, grup ini sempat merekam dua album, We Like Digging? yang flop besar-besaran (ya, saat itu Maroon 5 sudah masuk label besar) dan The Fourth World sebelum akhirnya jadi Maroon 5 saat album Songs About Jane dirilis. ... dan semua kaum Hawa pun menggila!

(ryl)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita celebrity lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement