Resto yang berlokasi di Kota Bandung itu memadukan konsep bangunan moderen dan heritage. Selain bisa jadi tempat makan, di lokasi juga terdapat butik, toko buku, hingga konveksi.
Lewat resto itu, ia mengajak gelandangan dan pengemis di Kota Bandung untuk bekerja. Mereka diberikan berbagai pelatihan agar bisa bekerja sehingga tidak lagi mencari uang dari hasil meminta-minta.
"Kita latih mereka, kita didik, membina mental dan skill-nya agar mereka punya kapasitas dan kompetensi sehingga akhirnya bisa mengubah budaya meminta mereka menjadi bekerja," kata Marlo kepada Okezone belum lama ini.
Dengan datang ke resto itu, ia mengatakan konsumen bisa berbagi kenikmatan. Jika konsumen menikmati kenikmatan berupa makanan, para pekerja justru mendapat kenikmatan lain berupa mendapat pekerjaan.
"Jadi kalau orang datang ke kafe itu bisa makan nikmat, nah kenikmatan itu juga bisa dirasakan orang lain," jelasnya.
(rik)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri