BANDUNG - Berbeda dengan teman-teman Java Jive seperti Capung dan Noey yang memilih menjadi produser, Fatur enggan memilih profesi itu.
"Selama ini sih yang lebih banyak produserin itu Noey sama Capung (Java Jive). Kalau aku sih mending nyanyi karena besar lho tanggung jawabnya kalau jadi produser," kata Fatur kepada Okezone.
Menurut rekan duet Nadila, menjadi produser tidak lebih baik dari perjudian. Risikonya adalah, antara gagal dan berhasil.
"Kalau berhasil sih, oke. Tapi kalau gagal kan mempertaruhkan nama kita juga," ungkapnya.
Daripada produser, Fatur memilih menjadi vocal director. Pasalnya, selain bisa menjalankan hobi bernyanyi, dia bisa membentuk seseorang menjadi penyanyi yang bagus.
"Kalau jadi vocal director aku senang karena hobi lah ibaratnya," akunya.
Namun, Fatur memiliki syarat khusus. Sang penyanyi harus benar-benar serius, punya kemauan, serta punya bakat menyanyi. Tanpa itu, Fatur enggan menjadi vocal director.
"Kalau talent-nya serius, aku mau. Tapi kalau cuma sekedar punya duit, sekadar mau nyanyi, bye bye deh. Tapi kalau membentuk dia jadi (penyanyi) bagus aku seneng karena itu dunia aku," tutup Fatur.
(edi)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri