KUALA LUMPUR – Band metal Lamb of God (LoG) terancam batal manggung di Malaysia setelah Departemen Pengembangan Islam Malaysia (Jakim) mengeluarkan pernyataan keras. Band asal Virginia Amerika Serikat itu dianggap menyebarkan satanisme.
Dirjen Jakim Datuk Othman Mustapha mendesak otoritas setempat untuk melarang LoG manggung di Kuala Lumpur. LoG rencananya akan manggung 28 September dalam event metal tahunan di Malaysia, Rockaway Festival.
"Lamb of God sudah banyak menuai kontroversi karena dianggap band "satanic" yang menampilkan spiritualitas iblis dan anti tuhan. Komunitas Kristen pun menganggapnya demikian,” ujar Datuk Othman Mustapha, seperti dikutip New Straits Times.
Jakim menggugat LoG memutar pembacaan Alquran saat konser di Amerika. Selain itu, Departemen juga menunjuk lagu-lagu LoG seperti "Walk With Me in Hell", "Sacrament" dan "Resurrection" sebagai sugesti sesat. Selain itu album yang dirilis pada 2000, New American Gospel mengandung unsur-unsur menentang syariat Islam dan moralitas.
“Event seperti ini bukan hanya merusak moral tapi juga keyakinan muslim. Penampilan band metal seperti ini sering mendorong penontonnya lepas kontrol,” tambah Datuk Othman.
Perkembangan ini membuat metalhead, penggemar musik metal di Malaysia meradang. Mereka menganggap sikap itu sebagai sebuah hipokrit. Ada yang menuding larangan ini lebih berdasarkan penolakan pribadi, dibanding alasan agama.
“Lamb of God dilarang tampil. Sementara, alkohol, judi dan klub malam ada di mana-mana. Selamat Malaysia,” tulis salah seorang fans LoG, Adan Rahman di Twitter.
(rik)
Celebrity Okezone menghadirkan berita terbaru, eksklusif, dan terpercaya seputar artis dalam dan luar negeri