JAKARTA - "Every breathe you take, every move you make, I'll be watching you". Sepenggal lagu milik Sting tersebut mungkin dapat mewakili ekspresi penonton yang memadati Mata Elang Internasional Stadium (MEIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu 15 Desember 2012 malam. Sekira 7.000 pasang penonton tak bisa lepas dari aksi panggung Sting malam tadi.
Bisa dikatakan mantan vokalis sekaligus pemain bass The Police tersebut sukses menghibur penggemarnya. Diusianya yang sudah menginjak 61 tahun, ia masih terlihat prima, baik dari kualitas vokalnya sampai permainan bass-nya. Dengan mengenakan kaos biru lengan panjang ketat dan celana blue jins, Sting yang terlihat 'muda' membuka konser yang bertajuk Back To Bass Tour dengan lagu "If I Ever Lose My Faith In You". Penonton langsung menyambutnya dengan tepuk tangan meriah.
"Terimakasih Jakarta. Sudah 18 tahun lamanya tidak bertemu," sapa Sting.
Lagu "Every Little Thing She Does is Magic" dan "Englishman in New York" dimainkan oleh Sting yang malam tadi membawa additional playernya yang bak paket lengkap dalam konsernya. Mereka adalah Dominic Miller (gitaris), Vinnie Colaiuta
(drummer), David Sancious (keyboardist), Peter Tickell (pemain biola dan mandolin) dan Jo Lawry (vokalis latar).
Penonton terlihat memadati kelas Blue, Platinum, Premium Festival, Gold, Grey dan VIP. Bahkan di kelas fetival penonton susah bergerak leluasa.
Pemilik nama asli, Gordon Matthew Thomas Sumner ini sangat atraktif dengan penggemarnya yang rata-rata sudah 'berumur' tersebut. Ia menceritakan sedikit tentang lagunya, atau sedikit bergurau tentang 'temannya' Mr Fox, boneka rubah kecil.
"Kami menyebutnya ini Fox. Lagu ini tentang Mr Fox, tentang kehidupannya, cintanya dan matinya," ujarnya tersenyum.
Lagu "End of The game" pun dilantunkan. Sebanyak 22 lagu dimainkan oleh Sting. Tentunya diantara 22 lagu tersebut, Sting menyanyikan lagu hits saat ia masih bersama The Police. Seperti diantaranya "Message In A Bottle", "De Do Do Do, De Da Da Da" dan "Roxanne" yang membuat penonton asik sing a long dan bergoyang. Atau di lagu ""Fields of Gold" dan "Shape of My Heart" yang membuat penonton terbuai dengan alunan melankolis musiknya.
Sting sempat mengecoh penggemarnya dengan beberapa kali undur diri dari panggung. Seperti usai menyanyikan "Roxanne", ia beserta additional playernya meninggalkan panggung. Tak lama, ia kembali dan menyanyikan lagu "Desert Rose" lengkap dengan lafalan bahasa arab yang dinyanyikannya. Disusul lagu "King of Pain"
Dalam lagu "Every Breath You Take" penonton yang duduk terlihat berdiri dan bertepuk tangan. Di lagu yang diambil dari album The Police, Synchronicity (1993) ini banyak yang mengira sebagai lagu pamungkas konser Sting.
Namun, lampu yang tadinya gelap kembali menyala, dan Sting menyanyikan lagu Next To You. Di lagu ini, salah satu kru hadir ke tengah panggung dengan menggunakan boneka kepala beruang sambil berjoget-joget. Sting bersama pemainnya membungkukan badan tanda perpisahan di akhir lagu.
Tapi, mereka kembali ke atas panggung untuk membawakan lagu "Fragile". Akhirnya lagu tersebut benar-benar menutup konser Sting malam tadi. Tepuk tangan meriah dari penonton diperuntukkan bagi penampilan Sting yang ciamik.
(ega)