JAKARTA - Mantan drummer Netral, Bimo, merasa toleransi di antara personel Netral saat ini mulai terkikis. Dia merasakan itu setelah pihak manajemen Netral tidak menyetujui adanya "Tribute to Miten" yang ditayangkan di acara Radio Show.
Sebelumnya sudah diberitakan Okezone konflik yang menyeret personel Netral yang digawangi Bagus (vokal, bas), Coki (gitar), dan Eno (drum), untuk selengkapnya bisa baca di sini.
"Gue ngelakuin ini bukan tanpa sebab, pasti ada sebabnya. tetapi yang jelas ini sudah kepada tak ada lagi hati nurani dan toleransi dari mereka," kata Bimo saat berbincang dengan Okezone, kemarin.
Selain tak lagi memiliki rasa toleransi, Bagus, Eno, dan Coki dinilai Bimo tak berhak menggunakan nama Netral. Bimo sendiri mengklaim nama Netral adalah idenya.
"Lebih baik gue cabut saja, kalo emang segala sesuatunya ribet, lagian nama Netral juga gue yang bikin kok, kenapa mereka harus ribet," tambahnya.
Selain bersikukuh dengan niatnya, Bimo juga tengah merangkul beberapa kandidat terkait pergantian vokalis Bagus pada band baru yang dibesutnya, Brutal.
"Ya, mau enggak mau Brutal ganti vokalis. Dan sudah ada kok," tandasnya.
(tre)